Ia pun berharap manajemen rumah sakit lebih memperhatikan kondisi fasilitas kesehatan yang ada. “Pemerintah juga harus ikut melihat kondisi ini, sehingga kendala serupa tidak terulang. Jika hari ini terjadi kepada saya, semoga ke depan tidak terjadi kepada orang Papua lainnya. Karena pengobatan kanker ini bukan pengobatan main-main, ini mengancam nyawa,” ucapnya dengan nada pelang.
Sementara Plt. Direkur RSUD Jayapura, dr, Aaron Rumainum tak menampik jika saat ini terjadi kekosongan obat jenis Holoxan. Awalnya, rumah sakit sudah melakukan pemesanan dan sudah datang sebanyak 30 butir Holoxan. Hanya saja, 30 butir tersebut diperuntukan untuk tiga pasien yang masing-masing membutuhkan 10 butir Holoxan.
“Saat ini, 41 butir Holoxan sedang dalam perjalanan menuju RSUD Jayapura. Ini untuk kebutuhan 9 pasien yang masing-masing menggunakan dua butir Holoxan,” terang dr,
Aaron.
Ia mengaku, kekosongan obat ini akibat pembayaran utang masa lalu tahun 2022-2023. Selain itu, obatnya dipesan dari luar. “Soal obat, kita tidak menyerah. Kita akan meminta bantuan kepada Kementerian Kesehatan,” katanya.
Adapun jumlah pasien kanker tahun 2025, yang ditangani di RSUD Jayapura yaitu, 50 pasien kanker payudara, 29 pasien kanker mulut, 8 pasien kanker serviks, 7 pasien kanker paru, 6 pasien kanker rektum dan 18 pasien kanker lainnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Berdasarkan keterangan medis, luka tembak masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah…
Fakta ini menunjukkan bahwa korupsi kepala daerah bukan persoalan yang terjadi di satu wilayah tertentu…
"Kita memiliki karunia besar dari yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan…
Terkini, Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…
Kondisi ini terkadang membuat seseorang merasa tidak enak hati untuk menyampaikan kepada keluarga di kampung…
Kebijakan itu dipertimbangkan sebagai langkah antisipatif untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) apabila situasi…