Ditanya soal status yang beragama Islam namun justru menangani komunitas anjing yang notabene berpotensi terkena najis dan akan mengganggu ketika hendak melakukan ibadah, kata Fais, najis bukanlah dosa yang permanent atau bisa dihilangkan dengan air bersih, dengan sabun atau sabun sulfur yang sudah bisa menghilangkan najis itu sendiri.
“Jadi bagi saya najis bukanlah dosa permanen dan bukan dosa yang tak bisa dimaafkan,” tegasnya.
“Dari agama memang kurang bagus tapi semua mahluk hidup diciptakan oleh sang pencipta,” tangkisnya. Dan berkaitan dengan tanggapan keluarga terhadap hobi atau aktifitas dengan komunitas anjing, menurut Fais awalnya memang sempat ditentang namun lama kelamaan bisa dimaklumi.
“Tidak bisa karena najis kemudian menghina, memukul dan akhirnya anjing trauma dan di dalam agama harus bisa menjaga semua mahluk Allah,” paparnya.
Untungnya kesin-kesini akhirnya sang istri bisa menerima. Yang jelas lanjut Fais jika ingin terus merawat maka pemilih atau tuannya juga tidak memperlakukan satwa semena-mena apalagi yang terancam punah.
“Yang penting sih harus sering dipegang dan diajak berkomunikasi karena pada dasarnya anjing-anjing ini ,” imbuhnya.
Dan selama hampir 23 tahun menangani anabul berbagai karakter, dikatakan ia juga pernah digigit anjing. Ini karena anabul memiliki sikap protektif melindungi wilayahnya. “Dan ketika itu saya kebetulan melintas dan dikejar kemudian digigit,” tambah Fais.
“Dan tiap owner memiliki cara mendidik yang berbeda-beda makanya harus sering dilakukan sharing. Owner perlu memastikan hewan peliharaannya tidak membahayakan bagi orang lain,” singgung Fais.
Sementara terkait soal agama, dijelaskan bahwa ia memang kerap terkena najis ketika mengurus anabul. Namun setelah itu ketika hendak salat maka harus dibersihkan tuntas. “Bagi saya ini bukan perbuatan apalagi disebut dosa permanent atau dosa besar apalagi saat ini sudah banyak sabun yang mengandung sulfur. Nah itu juga bisa digunakan,” tutupnya (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Duw, mengatakan kegiatan pembagian takjil ini merupakan inisiatif…
Ia menegaskan, pemerintah daerah harus memastikan hak-hak pekerja benar-benar terlindungi. Apalagi, ketentuan pembayaran THR sudah…
Anis Labene menyebut bantuan ini menjawab aspirasi masyarakat Puncak, terutama di daerah pemilihan 3 dan…
Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRK Kota Jayapura, Theos R. B. Ajomi serta dihadiri Wali…
Sementara untuk audit terinci rencananya akan dilakukan pada bulan April mendatang. Oleh karena itu, ditekankan…
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau pelayanan kesehatan sekaligus menilai kesiapan RSUD Jayapura sebagai rumah…