Dari segi kewenangan, kementrian Haji–umrah sebelumnya hanya sekedar sub-urusan Kemenag, kini jadi tugas penuh kementerian baru tersebut. Sementara dari sisi sistem keuangan; Kemenag membiayai APBN, sementara Kementerian Haji-Umrah juga menjalankan pola BLU untuk ekosistem keuangan haji.
Selain itu, layanan kementerian haji-umrah ditargetkan bisa lebih profesional, transparan, dan fokus pada kebutuhan jemaah. “Secara tusi (Tugas dan fungsi) memang agak berbeda karena kementerian agama itu mengurus semua agama yang ada di Indonesia ini khususnya di Papua. Kalau kementrian haji dan umrah hanya mengurusi urusan haji dan umrah,” pungkas pria yang akrab di sapa H.Musa itu.
Sebagai informasi Kanwil Kemenhaj dan Umrah Provinsi Papua termasuk dalam tipologi B yang membawai 11 Kantor kementerian haji dan umrah tipologi C, yakni Kabupaten Mimika
Kabupaten Jayapura, Nabire, Biak, Asmat, Boven Digoel, Merauke, Yapen, Keerom, Jayawijaya dan Kota Jayapura.
Sementara Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Papua saat ini berkantor di Asrama Haji Kotaraja, distrik Abepura. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…