Karena itu, kata Agus, perlunya jalinan kerjasama antara pemda dan pihak rumah sakit. Dengan begitu, masyarakat bisa dilayani dengan baik ketika hendak melakukan menjalani perawatan medis di RSUD Jayapura.
Adapun loket pemberian informasi dan penanganan pengaduan RSUD Jayapura di RS Jayapura beroperasi mulai pukul 08:00 WIT hingga pukul 21:00 WIT. Buka Senin-Sabtu.
Sementara itu, Direktur RSUD Jayapura, drg Aloysius Giyai, MKes menyatakan, dengan adanya loket pemberian informasi dan penanganan pengaduan RSUD Jayapura di RS Jayapura. Maka akan dikonekkan dalam hal pemberian informasi dan penanganan pengaduan peningkatan mutu layanan jaminan kesehatan nasional yang diselenggarakan BPJS.
“Ini sangat bagus, meski rakyat Papua sudah Universal Health Coverage (UHC). Namun, dalam UHC itu sifatnya paket pembiayaan yang ditanggung oleh pasien dan keluarga, di sinilah rakyat Papua yang tidak mampu, maka dengan adanya informasi dan pengaduan ini akan kita cari solusinya,” terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Robby Kayame menyebut, melalui loket pemberian informasi dan penanganan pengaduan RSUD Jayapura di RS Jayapura, masyarakat mengerti alur pelayanan BPJS.
Selain itu, masyarakat juga menjadi tahu hak dan kewajibannya. “Kita juga bisa mengawasi para petugas kesehatan, supaya dalam pelayanan mereka melakukan dengan hati hati,” ucap Robby. (*/tri)
Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…
Status bebas PMK ini menjadi modal penting bagi stabilitas pangan dan keamanan ibadah kurban di…
Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat…
"Kami berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya jemaah Papua, agar mampu mengatur ritme aktivitas selama di…
Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro menyerahkan Dana Desa atau Dana Kampung Tahap I Tahun Anggaran…
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakanwil Kemenkumham Papua tersebut menjadi wadah sinkronisasi teknis antara…