Categories: FEATURES

Mirip Jejeran Lapangan Bola di Atas Air, Terbesar Ketiga di Dunia

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN telah merencanakan pembangunan PLTS sejak 2021. Dia menjelaskan bahwa PLTS Terapung Cirata merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memasok energi bersih untuk sistem kelistrikan wilayah Jawa Bali. “PLTS Terapung Cirata menjadi etalase kerja sama global mewujudkan penurunan emisi dalam percepatan transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060,” ujar Darmawan dalam website PLN.

Menurutnya, dengan kapasitas yang masif, PLTS Terapung Cirata tentunya akan membantu masyarakat mendapatkan pasokan listrik yang lebih hijau. Selain itu, proyek ini juga akan memberikan kontribusi penambahan bauran energi baru terbarukan (EBT) sebagai wujud komitmen dan kepedulian negara terhadap lingkungan serta keberlanjutan.

Cecep Sofhan Munawar, Manager Pemeliharaan PLN Nusantara Power UP Cirata, menjelaskan peran vital PLTA Cirata. Mulai dari pengendali frekuensi sistem 500 kV, penyangga beban puncak, fasilitas black start, hingga kemampuan ramping mencapai 120 MW/menit. “PLTA Cirata adalah salah satu pembangkit terbesar yang kami kelola. Saat ini jumlah tenaga kerja mencapai 138 orang, dan sebagian besar merupakan masyarakat lokal,” jelas Cecep.

PLTA Cirata juga memiliki program CSR berkelanjutan, mulai dari penyediaan sarana air bersih, pembinaan sekolah sepak bola, hingga sosialisasi kesehatan kepada masyarakat sekitar waduk. Setelah meninjau PLTA, rombongan diarahkan ke PLTS Terapung Cirata, fasilitas energi surya terapung terbesar ketiga di dunia dan terbesar di Asia Tenggara.

Dengan sekitar 340.000 panel surya yang mengapung di atas permukaan waduk, PLTS ini memanfaatkan luas area 0,9 hektare dengan kapasitas terpasang 1.040 kWp. PLTS ini mampu memproduksi listrik antara 3.000–5.000 kWh per hari atau sekitar 1.259 MWh per tahun. Selain itu, PLTS ini berkontribusi mengurangi emisi CO₂ hingga 1.388 ton per tahun.

Respati Adi Katmoyo, Outreach dan Stakeholder Manager PT Pembangkit Jawa Bali Masda Solar Energi, menjelaskan bahwa PLTS Terapung Cirata beroperasi sejak 2015 dan memiliki total 49 inverter, serta menjadi model percontohan pengembangan energi bersih di berbagai daerah Indonesia. “Harapannya, model PLTS seperti ini nanti bisa direplikasi di Papua,” kata Respati.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tahun ini, SMAN 4 Jayapura Siapkan Kuota 432 Siswa Baru

SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…

2 days ago

KY Tekankan Integritas Penegakan Hukum Pemilu di Papua

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…

2 days ago

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…

2 days ago

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

2 days ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

2 days ago

Turun ke Lokasi Kebakaran, ABR Pastikan Penanganan Darurat Terpenuhi

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…

2 days ago