Categories: FEATURES

Enam Provinsi di Tanah Papua Masih Termiskin, Bukti Pembangunan SDM Jalan

Meskipun pemerintah telah menggelontorkan  dana otonomi khusus tetapi pemanfaatannya  sampai saat ini harus diakui belum betul-betul menyentuh kebutuhan masyarakat Papua terutama terkait pengembangan SDM orang asli Papua.  Bahkan sarana dan prasarana pendidikan juga belum benar-benar merata.  Sehingga hal ini masih menjadi PR besar ke depannya untuk dikerjakan oleh pemerintah mulai dari tingkat pusat sampai daerah.

“Saya lihat tadi anak-anak dari Yayasan Yohanes Surya itu cerdas,  banyak anak-anak yang pulang kuliah ini,  ini kan soalnya ada di lapangan kerja terjadi pengangguran dimana-mana. Sehingga kalau presiden sudah datang berulang kali di Papua akan menurut saya kurang berdampak untuk anak-anak di kampung-kampung,”katanya.

Selanjutnya, Ketua LSM Papua Bangkit, Hengky Yokhu mengatakan, pesan Jokowi dalam peringatan Hari Anak itu bahwa anak anak tidak harus cerdas tapi  harus berkarakter dan berwawasan.

Oleh karena itu semua kepala daerah dan instansi yang membidangi pengembangan anak dan juga guru,  memperhatikan sisi pembangunan karakter anak generasi Papua, etika, sopan santun dan juga tahu adat.

Ada beberapa persoalan dasar yang belum dengan baik dierah Jokowi.  Sejauh ini secara umum konsen pemerintah masih seputar pembangunan infrastruktur.  Namun pengembangan SDM manusianya di Papua belum terbangun dengan baik. Saat ini 6 provinsi di Papua merupakan provinsi termiskin di Indonesia, dan untuk memajukan SDM ini sebenarnya menjadi tugas dan tanggung jawab semua pihak tidak saja pemerintah pusat tetapi sampai di pemerintahan daerah yang terkecil sekalipun termasuk DPR dan juga MRP di Papua.

Sementara itu salah satu tokoh pendidikan universitas Cendrawasih Dr.  Marianus Yaung, justru mengapresiasi program-program yang dilakukan oleh Jokowi untuk Papua terutama dalam pengembangan SDM.

“Saya mendukung kunjungan presiden Jokowi ke Papua terutama untuk kunjungan kali ini karena Presiden Jokowi mendukung percepatan pendidikan berkualitas di Papua melalui pendidikan perpola gasing,”ujar Yaung. (*/wen).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

14 Pelaku Kerusuhan di Stadion LE Ditahan

Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…

21 hours ago

Polres Dogiyai Pastikan Korban Tewas Anggota KKB

Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…

22 hours ago

Hindari Konflik, Fokus Cari 26 Korban Hanyut

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…

22 hours ago

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

1 day ago

Tidak Laksanakan Tugas, Gaji 18 Guru di Bulan April Tidak Dibayarkan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…

1 day ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

1 day ago