Categories: FEATURES

Gaya Tulisannya Berlawanan dengan Garis dalam Kertas

Selain pendidikan, Kartini juga sejak muda telah dibentuk untuk dekat dengan rakyat. Ayahnya kerap mengajak anak-anaknya turun langsung melihat kehidupan masyarakat. Bahkan, Kartini pernah diminta memilih satu wilayah untuk diperhatikan kesejahteraannya. Yang kemudian ia memilih daerah di balik pegunungan, di belakang bukit. Ada yang bilang, Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara Kota. Saat ini terkenal sebagai sentra relief dan patung.

Perjalanan intelektual Kartini tidak berhenti setelah menikah. Gagasan dan gerakannya dilanjutkan oleh adiknya, Rukmini. Termasuk dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Bagi Susi, Kartini bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan role model yang relevan lintas zaman. Ia mengaku, mengenal Kartini sejak SMP telah mengubah jalan hidupnya.”Kalau saya tidak mengenal Kartini dengan benar, mungkin saya sudah jadi ibu rumah tangga sejak muda,” kenangnya.

Ia menyebut, dirinya sebagai ”anak ideologis Kartini”. Menjadikannya refleksi, bahwa semangat belajar, berpikir kritis, dan berkarya untuk masyarakat masih sangat relevan saat ini. Di Jepara, peringatan Hari Kartini pun menjadi lebih dari sekadar mengenang. Masyarakat berbondong-bondong mendatangi eks rumah dinas bupati, yang kini menjadi Museum Kartini. Di dalam Museum ini, terdapat peninggalan dan koleksi yang menawan. Termasuk replika surat yang ditulis Kartini. Gaya tulisannya berlawanan dengan garis dalam kertas.

Garis di kertas itu vertikal, tapi tulisannya horizontal. Betapa tulisannya secara leksikal juga memiliki gaya huruf yang indah. Seni tingkat tinggi. Surat tersebut dicetak dalam lembaran raksasa. Lebarnya 1 meteran. Sedangkan panjangnya sekitar 5 meter. Sebagian lembarannya terlipat. Tak hanya itu, di Museum Kartini ini, juga terdapat kamar pingit. Tempat yang ”mengurung” Kartini selama setidaknya empat tahun sebelum dia menikah. Namun tak dinyana, Kartini justru tumbuh dari dalamnya. Berkarya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

1 day ago

Tiga Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Mimika Masih Disuspen

Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…

1 day ago

Jurnalis Desak Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperpanjang

Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…

1 day ago

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

1 day ago

Pemkab Jayapura Mulai Tertibkan Legalitas Bangunan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…

1 day ago

Kapal Foi Moi Didorong Jadi Penggerak Wisata Danau Sentani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…

2 days ago