“Hari ini (Senin red) persiapan hampir tuntas, baik penataan ornamen, maupun persiapan liturginya,” jelas Pastor Bas sapaan akrabnya kepada Cenderawasih pos.
Sebagaimana Tema Natal kali ini “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem” Tema tersebut memberikan pesan perdamaian. Pesan ini kata Pastor Bas sangat selaras dengan suasana dimana masyarkaat khususnya di Papua baru saja melaksanakan pesta demokrasi.
Mungkin selama pesta demokrasi itu berlangsung situasi di tengah masyarakat mengalami kerenggangan yang terjadi karena adanya perbedaan pandangan politik tapi juga hal lain, maka di momentum natal ini kembali menyatu menjadi persaudaraan yang utuh. Kembali menyatu dalam dalam satu semangat yang sama, untuk pembangunan Papua yang harmonis.
Pesan natal ini, melalui kehadiran Yesus kita boleh hidup dalam perdamaian, yang meskipun mungkin selama suasana Pilkada kemarin ada perbedaan pandangan, tapi melalui momentum natal ini kita harus bersatu,” jelasnya.
“Mari kita jadikan momentum natal sebagai sebuah wadah untuk menyatukan pikiran pandangan, ataupun hal lain yang mendorong kemajuan Tanah Papua dengan pembangunan yang penuh damai,” pungkasnya. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Setiap penumpang yang memiliki tiket, baik penumpang dengan fasilitas seat maupun non-seat secara otomatis mendapatkan…
Rencana penataan dan peninggian jalan di Konya ini sebenarnya sempat disambut antusias oleh masyarakat Kampung…
Langkah terobosan ini ditujukan untuk memberikan kepastian kesejahteraan, menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan bermutu, serta mendor
Aksi kejahatan tersebut terjadi ketika sejumlah guru dalam perjalanan kembali menuju pusat kota Wamena usai…
Berikut profil KH Abdul Hakim Mahfudz dirangkum dari berbagai sumber. Gus Kikin lahir pada 17…
Pengelola APMS Anwarudin dan Lasminingsih Wamena Suyono menyatakan untuk penyaluran BBM baik itu yang bersubsidi…