Selain itu, berdirinya bangunan fasilitas umum berskala besar di wilayah Konya, seperti RSUP Kemenkes ini turut mengurangi area resapan alami tanah, sehingga volume air permukaan yang masuk ke kali semakin melonjak.
Melihat kondisi ini BWS Papua, berharap kerjasama semua pihak, terutama pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, gereja, pemuda dan stackolder hingga masyarakat agar pembangunan tersebut nantinya dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan.
“Kami berharap kerjasama semua pihak dalam pembangunan itu nantinya agar dapat berjalan dengan lancar. Sehingga saluran-saluran air yang ada akan dikembalikan semula,”pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
emerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM setempat menargetkan pembangunan 13…
PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, Raperda tersebut merupakan hak inisiatif DPR…
Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita.…
Menurut Rahmat, esensi perjuangan tahun 1908 sangat relevan dengan kondisi penegakan hukum modern saat ini.…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, mengatakan korban diketahui…