Selain itu, berdirinya bangunan fasilitas umum berskala besar di wilayah Konya, seperti RSUP Kemenkes ini turut mengurangi area resapan alami tanah, sehingga volume air permukaan yang masuk ke kali semakin melonjak.
Melihat kondisi ini BWS Papua, berharap kerjasama semua pihak, terutama pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, gereja, pemuda dan stackolder hingga masyarakat agar pembangunan tersebut nantinya dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan.
“Kami berharap kerjasama semua pihak dalam pembangunan itu nantinya agar dapat berjalan dengan lancar. Sehingga saluran-saluran air yang ada akan dikembalikan semula,”pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kedua tersangka masing-masing berinisial EK dan RS. Tersangka EK diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap…
Dia menegaskan seluruh tenaga honorer yang diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) wajib menunjukkan komitmen…
Menurutnya, sanggar seni memiliki peran penting sebagai wadah menjaga, mengembangkan, dan mewariskan kekayaan budaya kepada…
Dana cadangan atau yang dulu disebut dana abadi Pemprov Papua terus berkurang. Dana yang dulu…
Menurut Abisai, keberadaan rumah ibadah menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang…
Jika ketiga fungsi ini menurutnya berjalan beriringan, DPR akan menjadi mitra strategis yang tangguh bagi…