Bagi Aris, momen tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Ada rasa sedang menyaksikan sejarah yang ditulis perlahan di atas kanvas. “Itu pengalaman yang mungkin baru akan terasa nilainya puluhan tahun ke depan,” ungkapnya. Kini, karya itu telah melampaui ruang asalnya. Dikenal luas, dikenang, bahkan menjadi referensi visual bagi banyak orang. Sementara pelukisnya tetap sederhana. “Wis ngelukis ae apa yang saya rasakan,” kata Badrie. (hn)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom menggelar kegiatan pasar murah bertajuk Gerakan Pangan Murah. Program ini dilaksanakan…
Pemerintah Kabupaten Keerom menerima hibah enam unit perangkat internet satelit Starlink beserta peralatan pendukungnya dari…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor transportasi menjadi salah satu bagian penting dalam…
Gubernur Papua dalam sambutan yang dibacakan Pj Sekda Papua Christian Sohilait mengatakan, pemberian TPP…
Pembangunan konektivitas antarwilayah menjadi salah satu fokus pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di tanah Papua.…
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…