“Perempuan Papua hari ini bukan lagi penonton dalam pembangunan. Kita adalah penentu arah dan masa depan Papua. Karena itu, perempuan harus berani keluar dan mengambil peran strategis dalam pembangunan,” ujar Herlin di Jayapura, Selasa (21/4).
Menurutnya, perempuan masa kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan zaman yang memiliki empati, menjunjung keadilan, berintegritas, serta berani mengambil keputusan dan risiko. Meski demikian, ia menegaskan bahwa potensi saja tidak cukup. Seorang pemimpin, kata dia, tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang berupa penguatan kapasitas dan penempaan mental.
Lebih lanjut, politisi NasDem Papua tersebut menyampaikan tiga pesan utama bagi perempuan Papua, yakni mengenali nilai diri, menciptakan peluang, dan mempersiapkan diri.
“Jangan pernah merasa kecil atau tidak mampu. Perempuan Papua diciptakan bukan sebagai pelengkap, tetapi sebagai penentu. Jangan menunggu peluang, melainkan berani menciptakan kesempatan di berbagai bidang. Yang terpenting, terus mempersiapkan diri, karena masa depan hanya diberikan kepada mereka yang siap,” tegasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Penyidik Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota bersama Polsek Muara Tami masih menyelidiki kasus kecelakaan…
Menurut Abisai, Kota Jayapura merupakan daerah yang memiliki keberagaman masyarakat, baik dari sisi suku,…
”Dari 100 satwa itu, kami follow up-nya ada 7 orang utan kami sudah lepasliarkan di…
Gedung Putih meluncurkan stasiun televisi baru bernama "Trump TV". Hal ini setelah beberapa media televisi…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil…