Categories: FEATURES

Syukuri Nikmat, Tetapi Jangan Berlebihan Rayakan Lebaran

Dalam kesempatan tersebut, Fakhiri juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah Papua.

“Kita harus bersiaga, khususnya dalam satu minggu ke depan. Jangan sampai terjadi banjir atau longsor. Kami sudah menyiapkan tim, dan masyarakat diminta segera melapor jika terjadi musibah,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk berhati-hati terhadap kondisi gelombang laut yang cukup tinggi guna menghindari kecelakaan laut selama masa libur Lebaran.

“Di laut, ombak cukup tinggi. Jangan sampai terjadi kecelakaan laut lagi. Kita jaga agar masa libur ini tetap aman tanpa korban,” ujarnya.

Gubernur juga memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan selama libur Idul Fitri. Ia mengaku telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah rumah sakit.

“Saya sudah cek kesiapan rumah sakit. Saya berharap pelayanan tetap optimal selama libur. Jika ada keluhan, segera sampaikan kepada saya. Saya siap turun langsung memastikan pelayanan berjalan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, ribuan umat muslim juga mengikuti rangkaian salat Idul Fitri, di Halaman Kantor Otonom, Kotaraja, Kota Jayapura, meskipun di bawah sinar matahari pagi yang mulai menghangat.

Bertindak sebagai Imam H. Yosroni, S.IP menjelaskan bahwa Idul Fitri menjadi waktu untuk merefleksikan diri, rasa syukur, dan kegembiraan setelah menjalankan ibadah puasa selama kurang-lebih satu bulan.

“Sebulan kita melaksanakan puasa ramadan, hari ini momentum kita untuk bersilaturahmi dan bermaaf-maafan, dan tentunya terus meningkatkan ibadah kepada Allah. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon Maaf lahir dan batin,” kata Yosroni di halaman kantor Otonom Kotaraja, Sabtu (21/3)

Foto boks 2Foto boks 2
Suasana pelaksanaan shalat Id Idhul Fitri di halaman Kantor Otonom Kotaraja tanpak khusuk, Sabtu (21/3). (foto:Jimi/Cepos)

Sementara itu, Ketua DPW LDII Provinsi Papua, H. Sudarmo, S.Pd mengatakan, Idul Fitri memiliki beberapa hikmah, diantaranya menjaga silaturahmi, menikmati nikmat iman dan Islam, menumbuhkan kesadaran untuk bertakwa, mempererat persatuan dan kebersamaan dan mengembalikan jati diri manusia untuk selalu beribadah kepada Allah.

“Ini adalah momentum bagi umat Islam untuk membentuk karakter didalam pribadi-pribadi umat muslim itu sendiri, selama satu bulan penuh atau 30 hari menjalankan ibadah puasa,” jelas Sudarmo kepada Cenderawasih Pos usai salat.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Dorong ASN Jadi Penggerak Perubahan

   Pesan tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua, Suzana Wanggai, saat membacakan…

7 hours ago

Merajut Kerukunan di Tanah Injil, Tokoh Agama Tolikara Bersatu Menjaga Perdamaian

Kerukunan antarumat beragama bukan sekadar slogan, tetapi sebuah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui…

8 hours ago

Lapas Narkotika Usulkan 450 WBP  Terima Remisi HUT ke-81 RI

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jayapura di Doyo Baru, Kabupaten Jayura telah mengusulkan sebanyak…

9 hours ago

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

13 hours ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

17 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

18 hours ago