‘’Ya, kalau sepi seperti ini rugi kalua tidak puasa. Lebih baik puasa,’’ lanjut Cindy yang mengaku sejak 2 hari Ramadan, dirinya belum satupun tamu yang ia terima.
Cindypun mengaku berada di tempat tersebut karena keadaan yang memaksa. ‘’Sebenarnya siapa sih yang mau berada di tempat seperti. Tapi keadaan yang membuat dan memaksa kami berada di tempat ini.
Rata-rata karena kami terluka dan tersakiti karena suami yang tidak bertanggungjawab,’’ kata Cindy yang mengaku telah memiliki 1 anak dan sudah punya 1 cucu tersebut. Lokalisasi Yobar juga terbilang tertib dalam pengawasan dinas terkait.
Jika ada yang terdeteksi HIV maka langsung dilokalisir dan dipulangkan untuk mendapatkan penanganan serius. Jika terdetekti terjangkit Infeksi Menular Seksual (IMS) juga tak boleh melayani. Harus mengikuti pengobatan lebih dulu hingga dinyatakan sembuh baru boleh melakukan pekerjaan seperti biasa. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH mengatakan jika, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memiliki kepedulian besar terhadap…
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan…
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk…
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Papua. Dua siswa SMAN 4 Jayapura, Hetson Mesi Sirait (XI…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Berdasarkan informasi…
Pemerintah Kabupaten Keerom terus intens memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Melalui Dinas Perindustrian, Tenaga…