Secara lengkap pemerintah memang mengklaim dana ribuan triliun masuk ke Papua, tetapi kata dia dana itu membangun apa. Apakah membangun gedung DPR yang megah, kantor gubernur yang begitu Megah, juga kantor MRP dan juga jembatan.
“Tapi kalau kita mau jujur katakan semua pembangunan infrastruktur, itu hanya menghidupkan BUMN yang kolaps, kita harus jujur akui. Siapa pejabat di Papua ini, secara angka dia bisa menunjukkan, kepada publik bahwa kehadiran gedung MRP yang mewah ini menghasilkan sekian kontraktor yang hebat di Papua, sekian konglomerat sekian ekonom hebat. Tidak ada, itu kan sekian dana dari pusat ke bawah, kemudian perusahaan dari pusat datang bangun di sini. Di sini kemudian pulang dan bawa pulang dananya, kan itu” pungkasnya.
Masalah Otsus ini memang menarik, begitu juga dengan capaian yang dirasakan, masing-masing bisa memiliki pendapat yang berbeda. Baik dari penggas Otsus, pelaku Otsus dalam hal ini birokrasi pemerintah, maupun dari masyarakat asli Papua yang menjadi sasaran utama Otsus ini. Aspirasi merdeka pun belum sepenuhnya bisa diredam lewat kebijakan Otsus ini. (*).
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Terkait dengan itu, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga didampingi Kasat Reskrim AKP Anugrah Sari Dharmawan,…
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, J. Sitorus, menjelaskan bahwa sebelum dilakukan penertiban, pihaknya telah lebih…
Dikatakan, anggota Pos Kudamati segera menuju TKP sambil menunggu kedatangan Kijang Kota. Namun, saat tiba…
Benhur menjelaskan, kerusakan gazebo tersebut murni karena alam. Bahkan, pohon kelapa yang menjadi pelindung abrasi…
Menurut Muchlis Karim, selama ini Pemerintah Kota Jayapura telah melaksanakan pelaporan LHKPN dengan baik dan…
Jika selama ini UKS sering dianggap sebagai ruang perawatan sederhana, melalui revitalisasi ini peran UKS/M…