Categories: FEATURES

Tak Sekedar Menguasai Materi, juga Harus Menghidupi Spiritualitas Pelayanan

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Jayapura, kegiatan ini bisa berjalan berkat bantuan dana hibah,” tutur Ferdinando.

Pater Wilhelmus Ireneus Gonsalit Saut OFM, narasumber dalam rekoleksi tersebut menyampaikan kegiatan ini menjadi ruang penyegaran diri bagi para guru dan pegawai Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK). Dalam suasana sederhana namun penuh makna, mereka diajak merenungkan kembali panggilan utama sebagai pendidik Katolik, bukan hanya mengajar, tetapi juga melayani.

“Guru tidak cukup hanya mengajar ilmu. Mereka harus hadir sebagai pelayan, sebagaimana Santo Fransiskus Asisi melayani dengan kasih,” tegasnya.

Menurutnya, kehidupan St. Fransiskus menjadi teladan yang relevan sepanjang zaman. Fransiskus lahir dari keluarga kaya, namun memilih jalan hidup sederhana, membela kaum miskin, serta menghidupi kasih Kristiani dengan totalitas. “Itu pilihan yang sulit, tetapi ia memilih jalan itu karena kepeduliannya pada orang lemah. Guru YPPK pun dipanggil untuk hidup demikian di sekolah masing-masing,” tambahnya.

Di sela sesi, para guru diberi kesempatan berdiskusi, menyampaikan pengalaman, bahkan membagikan refleksi pribadi. Mereka berbicara tentang cara bertahan di tengah tantangan pendidikan, sekaligus bagaimana menumbuhkan karakter siswa yang datang dari latar belakang beragam-baik ekonomi maupun keluarga.

“Diskusi singkat ini menjadi penting karena Anak-anak kita tidak semuanya datang dari keluarga harmonis. Ada yang kurang diperhatikan orang tuanya. Di sekolah, guru harus hadir sebagai orang tua kedua yang memberi perhatian,” kata Pater Gonsa.

Wakasek Umum SMA Teruna Bakti, Feliks Jemahan, mengaku kegiatan ini memberi penyegaran besar bagi para guru. Ia menganalogikan guru sebagai kendaraan yang jika terus dipakai tanpa perawatan, lama-lama produktivitasnya menurun.

“Rekoleksi ini ibarat kendaraan ketika semakin lama dipakai produktifitasnya semakin berkurang. Dengan kegiatan ini kami dipulihkan, sehingga tetap semangat mendidik. Relevan sekali dengan perkembangan zaman sekarang,” ucap Feliks.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Persipura Bisa Home Base di Luar Papua

Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…

19 hours ago

Bawa 1,5 Kg Ganja, WNA Asal PNG Ditangkap di Waena

Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini…

19 hours ago

Mahasiswa Jangan Terprovokasi Konflik di Wamena

Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…

20 hours ago

Wali Kota Kembali Ingatkan Sekolah Terapkan Efisiensi Jelang Kelulusan dan Kenaikan Kelas

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…

20 hours ago

Gubernur Percepat Pembukaan Akses Wilayah Terpencil di Papua

Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…

21 hours ago

Jual Ganja Untuk Penuhi Kebutuhan Hidup

LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…

21 hours ago