Di gedung tua bekas Litbangkes itu, cita-cita itu memang belum selesai. Namun perlahan, ia mulai tumbuh. “Dari meja laboratorium, dari tabung-tabung sampel. Dari anak-anak muda Papua yang memilih belajar memahami virus dan bakteri, demi menyelamatkan tanahnya sendiri,” ujarnya.
Fasilitas kampus yaitu laboratorium mikrobiologi, laboratorium kimia klinik, laboratorium hematologi, laboratorium serologi, ruang perpustakaan, tempat ujian kompetensi dan asrama mahasiswa/mahasiswi. Jumlah tenaga dosen di institusi ini tercatat sebanyak 28 orang, terdiri dari 8 dosen tetap dan 20 dosen kontrak. Seluruh tenaga pengajar tersebut telah bergelar doktor dan magister. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia mengatakan, sejak awal menjabat dirinya langsung…
Menanggapi insiden tersebut, Ketua Komisi D DPR Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak, menegaskan bahwa…
Dalam acara pelantikan turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD, MRP, TNI-POLRI para…
Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Laut (Polsek KPL) Jayapura mengamankan seorang pria berinisial KB (19) yang…
Denny mengatakan, potensi rumput laut di Sarawandori sangat besar karena memiliki varietas yang mampu tumbuh…
Sejumlah pencaker saat hadir di Job Fair Jayapura hari kedua di PTC Entrop, Kamis (27/8).…