Categories: FEATURES

Umat Diminta Beri Masukan Untuk Merancang Arah Dasar Keuskupan 10 Tahun Kedepan

Menyimak Pesan Gembala Uskup Jayapura Mgr.Yanuarius Theofilus Matopai You.

Saat ini, umat katholik di wilayah Keuskupan Jayapura sedang menjalani proses Sinode yang pembukaannya sudah dirayakan bersamaan dengan Perayaan Pentekosta bulan Mei 2024 lalu. Proses ini akan terus dilakukan sampai Februari 2026 mendatang.

Laporan: Karolus Daot-Jayapura.

Adapun proses sinode tersebut untuk menentukan arah dasar gerak pastoral gereja katolik keuskupan Jayapura ke depan. Dalam rangka menuju Sinode itu, ada dua tahap yang mesti dilalui bersama, yaitu, evaluasi seluruh gerak pastoral selama tahun-tahun yang sudah lalu.

    Kemudian setelah proses tahap pertama dilalui, maka kembali ke komunitas basis, paroki, dekanat, kelompok kategorial dan unit karya masing-masing untuk mendalami tema-tema yang akan disiapkan oleh tim Sinode.

   Fokus utama dalam tahap ini adalah bagaimana umat maupun pastoral di keuskupan Jayapura merancang arah dasar keuskupan untuk sepuluh tahun ke depan.

  “Kita diajak untuk memberikan masukan-masukan yang berguna bagi perkembangan gereja keuskupan ke depan melalui pendalaman-pendalaman bersama,” ujar Uskup Yan dalam pesan gembala yang diterima media ini dari tim Komsos Keuskupan Jayapura, Kamis (19/12).

    Dikatakan saat ini tim sinode sedang menganalisis bahan-bahan dari paroki/dekanat untuk digunakan sebagai bahan diskusi pada saat TEPAS yang akan dilaksanakan pada akhir Januari sampai awal Februari 2025.

  Dari evaluasi itu, Ia menemukan selain kekuatan-kekuatan yang harus dikembangkan tetapi juga ada kekurangan-kekurangan. Masih ada begitu banyak praktek dalam kehidupan menggereja yang perlu diperbaiki.

  Beberapa hal diantaranya praktek kepemimpinan pastor, masih ada praktek kepemimpinan pastor sentris, minimnya partisipasi umat dalam kehidupan menggereja, keterbatasan tenaga imam yang berdampak pada keterbatasan dalam pendampingan iman umat.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

10 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

11 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

12 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

14 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

15 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

16 hours ago