Categories: FEATURES

Berharap Calon Kepala Daerah, Jadikan Isu Stunting sebagai Program Stragetis

Usai “Merantau” Sarles Brabar Kembali Menjabat Kepala Perakilan Bkkbn Papua 

Siapa bilang putra Papua hanya bisa jadi pemimpin di Papua? Sosok Sarles Brabar menjadi bukti kemampuan putra Papua untuk menjadi pemimpin di luar Papua. Setelah ‘Merantau” menjadi Kepala Perwakilan Bkkbn di beberapa daerah di luar Papua, kini Sarles Brabar pulang kampung kembali dilantik    sebagai  Kepala Bkkbn Perwakilan Papua.  Seperti apa perjalanan karir  dan program strategisnya kedepan?

Laporan: Karolus-Jayapura.

Sejak awal September 2024 Sarles Brabar resmi menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bkkbn Papua menggantikan Kepala Bkkbn lama Nerius Auparai yang sudah purna tugas atau pensiun.

  Karir Sarles Barabar di Bkkbn bisa dibilang cukup moncer, dimana memulai bekerja tahun 1994 sebagai Penyuluh lapangan Keluarga Berencana (KB). Wilayah kerjanya meliputi Kota Jayapura, Skow hingga perbatasan RI-Papua Nugini (PNG)

  Setelah berjalan kurang lebih 5 tahun tepatnya 1999, karirnya mulai meningkat dia dipromosikan sebagai pejabat fungsional di Kantor Bkkbn.  “Selama di dalam saya dipercaya sebagai kepala seksi, dan kehumasan, jadi sering urus urus wartawan,” ceritanya kepada Cendrawasih pos, Sabtu (14/9).

   Karena dianggap pekerjaannya bagus, ia kemudian diangkat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Sejahtera sekaligus menangani masalah Posyandu dan lainnya. Setelah berhasil tangani Bidang Keluarga Sejahtera, Sarles kembali dipromosikan menjabat sebagai Kabid Keluarga.

   Tak hanya sampai di situ, tahun 2014 Sarles dipromosikan menjadi Pelaksana Kepala Bkkbn Perwakilan Papua Barat. Setelah dua tahun di Papua Barat, kemudian tahun 2016 dia diangkat menjadi Kepala Perwakilan Bkkbn Papua, sampai tahun 2021. “Jadi waktu masa virus Corono 19, saya masih di Jayapura,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

13 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

14 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

15 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

16 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

17 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

18 hours ago