“Kami telah mengadakan rapat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pihak-pihak terkait. Nantinya, dalam pelaksanaannya, kami akan mengawasi secara ketat,” tegasnya. Menurut Supriadi, pemerintah pusat tidak seharusnya hanya berfokus pada program MBG, tetapi juga perlu memperhatikan persoalan lain yang lebih mendesak di Papua. Masalah pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian utama pemerintah.
“Jangan sampai di sekolah anak-anak mendapatkan makan bergizi, tapi saat pulang ke rumah mereka tidak bisa makan karena orang tua mereka di-PHK. Jadi, soal MBG di Papua ini perlu dikaji lebih lanjut,” tegasnya. Selain itu, Supriadi menekankan bahwa pelaksanaan program MBG harus dikaji secara mendalam, termasuk mengenai bentuk implementasinya.
Menurutnya, ada kemungkinan bahwa program tersebut dapat diubah ke dalam bentuk lain yang tetap mempertahankan substansi utama tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat. “Jangan sampai program ini dijadikan ladang bisnis, tetapi harus benar-benar dijalankan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkas Supriadi. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolsek Muara Tami, AKP H. Zakarudin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memastikan keberadaan Petrus. Namun, yang…
Ia mengungkapkan kurang lebih 100 siswa dari SMA Negeri 1 Jayapura yang mengikuti seleksi itu.…
Menurut Barend, kehadiran Tim Terpadu ini menjadi salah satu program unggulan Pemkot Jayapura dalam memperkuat…
Pelayanan perpanjangan SIM gratis ini dilaksanakan serentak di tiga lokasi, yakni halaman Mapolda Papua, Polresta…
Rustan Saru menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 merupakan masa penyesuaian kebijakan sejak dirinya bersama Wali…
Ia menjelaskan, sejumlah pekerjaan yang saat ini masih berlangsung meliputi pengecatan, pemasangan pagar depan tribun,…