Adapun kegiatan pasar murah tersebut dilakukan Bank Papua berlangsung selama dua hari yakni Senin-selasa (16-17/3), dengan total paket yang disiapkan sebanyak 1.800 paket.
Paket sembako berupa gula pasir, tepung terigu, beras, dan minyak goreng sebanyak 1.000 paket dengan harga per paket Rp 100 ribu. Kemudian telur ayam sebanyak 800 rak dengan harga Rp 50 per rak.
Untuk mengikuti kegiatan pasar murah ini, masyarakat dapat melakukan registrasi terlebih dahulu di lokasi acara dengan menunjukkan identitas diri (KTP) atau bukti kepemilikan rekening Bank Papua.
Setiap peserta hanya berhak memperoleh satu kupon selama periode kegiatan, dan kupon tersebut hanya berlaku pada 16-17 maret 2026. Bagi masyarakat yang belum memiliki rekening Bank Papua, panitia juga telah menyiapkan layanan pembukaan rekening baru secara langsung di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut Direktur Utama Bank Papua itu berharap melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri sekaligus memperkuat hubungan antara Bank Papua dengan masyarakat sebagai mitra pembangunan daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program ini, dan kami berharap kegiatan pasar murah ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga semakin memperkuat hubungan antara Bank Papua dengan masyarakat serta memperkokoh peran Bank Papua sebagai bank kebanggaan masyarakat di Tanah Papua,” lanjut Yuliana.
Dari pantauan Cenderawasih di lokasi antusiasme masyarakat terlihat tinggi saat pelaksanaan operasi pasar murah tersebut berlangsung. Warga memadati lokasi sejak pagi untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Ali (53), warga Abepura, mengaku mengikuti antrian sejak pukul 07.30 WIT, sementara dalam jadwal pasar murah dibuka pukul 09.00 WIT. Ia ikut dalam antrean pasar murah bersama puluhan hingga ratusan warga Kota Jayapura lainnya karena ingin berhemat.
Meski begitu, ia tetap bersyukur dengan adanya pasar murah tersebut, dirinya bisa menghemat meski tak banyak untuk beberapa hari kedepan. “Murah, sangat membantu mudah-mudahan selalu diadakan,” ujarnya
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…