

Rendy Ralven Suebu (foto: Yohana/Cepos)
Bincang -Bincang Bersama Ketua PMI Kabupaten Jayapura
Tantangan PMI Kabupaten Jayapura yang harus dipenuhi oleh pengurus baru yaitu 50 kantor darah setiap hari, apa saja upaya yang akan dilakukan Rendy Ralven Suebu sebagai Ketua PMI yang baru?
Berikut laporan : YOHANA_SENTANI
Permasalahan nyawa seseorang kini telah diperjuangkan, dengan target 50 kantong darah setiap hari adalah pesan yang disampaikan Bupati Jayapura Yunus Wonda usai dilantiknya ketua dan pengurus PMI Kabupaten Jayapura.
Pesan itu terus terngiang dibenah pemuda yang lahir Ifale pada 9 Juli 1991, Distrik Sentani, yang baru saja dilantik menjadi Ketua PMI Kabupaten Jayapura periode 2025-2030, Rendy Ralven Suebu .
Rendy tumbuh dalam lingkungan yang penuh aktivitas sosial dan kerohanian. Dari kampung Kehiran II, ia memulai perjalanan kepemimpinannya dari gereja, komunitas anak muda, hingga organisasi kepemudaan yang lebih luas.
Ia juga pernah menjadi Ketua Pemuda Gereja Advent Wilayah Sentani Danau, Ketua Komunitas Mangeuw Fafa di kampungnya, hingga kini menjabat Ketua KNPI Distrik Sentani Kota. Dunia relawan bukan hal baru baginya.
Kini, sebagai pucuk pimpinan PMI Kabupaten Jayapura, Rendy membawa visi besar: menghadirkan PMI yang lebih aktif, lebih dekat dengan masyarakat, dan lebih siap menjawab kebutuhan darah yang selama ini menjadi tantangan utama.
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…