

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat berdiskusi dengan warga pada dialog ruang publik di Kantor Wali Kota Jayapura. (foto:Hans Palen/Cepos)
Dari Ruang Publik “Torang Tanya Wali Kota Jawab” yang Digelar Pemkot Jayapura
Untuk menerima keluhan dan aspirasi langsung dari masyarakat, Wali Kota Abisai Rollo dan Wakil Walikota Rustan Saru membuka ruang public di Mainhall Kantor Wali Kota Jayapura. Senin (14/4) kemarin menjadi yang pertama kegiatan ini digelar. Lantas apa saja yang terungkat dari kegiatan ini?
Laporan: Hans Palen_Jayapura
Program ruang publik yang digerakkan Pemerintah Kota Jayapura nampaknya mendapatkan respon positif dari warga Kota Jayapura. Ini terlihat di hari pertama pembukaan ruang publik tersebut tecatat ada puluhan warga yang datang menyampaikan aspirasi mereka langsung berhadapan dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan H.Rustan Saru.
Sementara itu ruang publik yang dikemas dalam forum “Torang Tanya Wali Kota Jawab” tersebut berlangsung di Mainhall Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (14/4)
Sejumlah pimpinan OPD juga ikut hadir langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Adapun Abisai Rollo dan H.Rustan Saru sebagai Kepala Daerah pertama di Tanah Papua yang membuka ruang diskusi publik bersama masyarakat Kota Jayapura.
“Jadi ruang dialog publik ini adalah bentuk respon pemerintah dalam menyerap harapan dan aspirasi masyarakat,” ucap Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo.
Menurut Abisai Rollo bahwa, mungkin selama ini masyarakat punya masalah atau keluhan, sehingga melalui forum ini mereka bisa sampaikan langsung.
Iapun berjanji bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara rutin setiap minggunya. Pada kesempatan ini, Walikota mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir.
“Sebagai pemerintah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang sudah hadir dalam dialog publik ini,” pintanya.
Kata Abisai Rollo, dialog publik ini tidak hanya menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat tetapi juga memperkuat hubungan sosial di Kota Jayapura.
Selain itu warga yang hadir merasa didengarkan dan diberi kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan kota. Abisai Rollo mengaku, ada sejumlah aspirasi yang disampaikan warga mulai masalah pengangkatan tenaga honorer, banjir dan longsor.
Selain itu menyangkut kepengurusan identitas kependudukan di Dukcapil agar dipermudah.
“Semua aspirasi masyarakat ini kita tampung dan akan ditindak lanjuti. Tetapi ada yang langsung ditangani seperti ada warga yang mau urus Kartu Keluarga, KTP dan identitas lainya kita tangani segera hari ini dan selesaikan,”bebernya.
Page: 1 2
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…