Sebagai informasi, Lapak di pasar yang dijadikan tempat tinggal merupakan fenomena yang umum di banyak terjadi pasar, dan bisa terjadi karena berbagai alasan. Diantaranya pedagang memang menggunakan lapak mereka sebagai tempat tinggal karena kesulitan mendapatkan tempat tinggal yang terjangkau atau karena mereka sering berdagang hingga malam hari.
Ada juga pedagang yang menggunakan lapak sebagai tempat tinggal sementara, misalnya saat mereka sedang mencari tempat tinggal yang lebih permanen. Selain itu, ada juga pedagang yang menggunakan lapak sebagai tempat tinggal, karena mereka tidak memiliki tempat tinggal lain atau karena mereka merasa lebih aman dan nyaman di lapak mereka.
Namun, penggunaan lapak di pasar sebagai tempat tinggal juga menimbulkan beberapa masalah, seperti: masalah kebersihan dan keindahan pasar, gangguan kenyamanan pedagang lain, Peningkatan risiko kebakaran, Pelanggaran peraturan pasar, dan sebagainya.
Selain pasar Otonom, ada lagi pasar tradisional yang menjadi permukiman yakni, Pasar Induk Youtefa, Pasar central Hamadi, dan beberapa pasar lainnya tampak beberapa lapak di dalamnya beralih fungsi menjadi tempat tinggal. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…