

Tersangka HN saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota, Senin (13/5). (foto: Gamel/Cepos)
Pengakuan Residivis Pengguna dan Pengedar Sabu yang Merupakan Pemain Lama
Peredaran narkoba di Kota Jayapura makin mengkhawatirkan. Tak hanya ganja tetapi juga sudah menyentuh sabu. Polisi menciduk satu pengguna dan pengedar berinisial HN. Berikut pengakuannya.
Laporan: Abdel Gamel Naser – Jayapura
Tak membutuhkan waktu lama untuk bisa membekuk salah satu pengguna dan pengedar narkotika jenis Sabu berinisial HN (34). Pemuda ini memang sudah cukup lama ditandai oleh Satuan Resnarkoba Polresta Jayapura Kota. Pasalnya ia merupakan pemain lama yang memang hanya berkutat dengan sabu.
Dan kecurigaan polisi terbukti dimana pada 9 Mei lalu, ia terbaca mengambil paket di Lion Parcel kemudian pada 11 Mei ia terciduk. Paket yang diambil merupakan sabu – sabu dan ternyata diperoleh dari luar Papua.
“Jadi memang sudah lama HN kami tandai, karena sebelumnya ia juga pernah terlibat kasus yang sama beberapa tahun lalu dan kini ia mengulang kembali,” kata Kasat Narkoba Polresta, AKP Irene Aronggear di ruang kerjanya, Senin (13/5).
Polisi masih terus mendalami keterangan HN mengingat baru 2 hari ia diamankan dan ada indikasi jika HN juga bermain dengan salah satu oknum TNI yang sudah dipecat yang juga pemain lama. Hanya saja, hingga kemarin HN masih belum mau terbuka menceritakan semuanya.
“Jadi setelah ditangkap kemarin ia masih enggan untuk bercerita, makanya kami terus berupaya menggali,” kata Irene.
Ia mencontohkan saat ditangkap HN tidak dalam menguasai barang bukti sabu, namun setelah didesak akhirnya iapun mengaku menyimpan sabu tersebut di salah satu bangunan tak jauh dari Hotel Fox Paldam.
Dari hasil ini, polisi terus mendesak dan akhirnya terungkap bahwa masih ada barang bukti lain di kos – kosannya sehingga total ada 16 paket. Paket sabu ini, kata Irene, selain dijual ternyata HN juga sebagai pengguna. Itu diketahui setelah dilakukan tes urine. “Memang sudah menjadi target, namun karena licin akhirnya ia lolos terus,” bebernya.
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…