Categories: FEATURES

Tak Pernah Bertemu Pembeli, Transaksi Biasa Menggunakan Tanda Khusus

  Untuk satu paketnya sendiri HN akhirnya mengaku bahwa per paket dijual sebesar Rp 1,2 juta dan  penyidik menduga jika 16 paket ini sudah ada pemesannya. “Jadi barang haram ini diambil di jasa pengiriman barang dan dikirim dari Manado,” sambungnya.

  Terkait peredarannya, HN akhirnya buka suara bahwa selama ia menjual sabu ia tak pernah melakukan tatap muka dengan si pembeli. Semua komunikasi dilakukan secara online. Bahkan untuk mengetahui dimana barang dan menerima uang juga dilakukan secara online. HN jika mendapatkan pesanan langsung berkomunikasi dan mengatur janji untuk meletakkan barang tersebut di satu tempat. Usai itu ia memotret titik penyimpanan barang dan mengirim kepada pemesan.

  Lalu untuk pembayaran semua dilakukan via rekening.

“Persis seperti kemarin saat kami tangkap. Jadi misalnya barang yang  sudah dipaketkan ini dibungkus rapi lalu ditutup latban dan ditaruh di celah tembok. Setelah itu titik dimana ia meletakkan barang kembali difoto dan dikirimkan kepada pemesan,” papar Irene.

Setelah menerima foto si  pemesan akan mendatangi lokasi dan langsung mengambil kemudian pergi. HN sendiri sebelumnya  diproses hukum dengan kasus yang sama dimana tahun 2020 ia pernah ditangkap oleh BNN Kabupaten Jayapura kemudian diproses hukum dengan vonis 5 tahun 3 bulan. Namun setelah menjalani pidana 3 tahun lebih akhirnya pada Juli 2023 ia bebas.

   Saat ini, kata Irene, pihaknya masih menunggu berapa berat keseluruhan dari barang bukti sabu yang dikuasai HN. Jika di atas 5 gram maka ia bisa dijerat maksimal 20 tahun. “Untuk beratnya kami masih menunggu hasil, tapi kami pikir meski tidak sampai 5 gram, namun perbuatan berulangnya ini tentu menjadi catatan bagi penyidik dan jaksa nanti,” tutup Irene. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…

3 days ago

Butuh Tiga Tahun Lebih, Ribuan Artefak dan Rekaman Budaya Papua Akhirnya “Pulang”

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…

3 days ago

Hentikan dulu Program MBG di Papua

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…

3 days ago

Tolak Eksekusi Lahan, Warga Blokade Ruas Jalan Cenderawasih Mimika

Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…

3 days ago

Bukan Berasal dari Menu Makanan, Melainkan Air yang Terkontaminasi Bakteri E. coli

Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…

3 days ago

Pemprov Papua Selatan dan Kementrans Bahas Penyelesaian Masalah Tanah

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

3 days ago