

Anak anak Putus Sekolah di Kota Jayapura telah didata oleh KPKC Keuskupan Jayapura dan datanya telah diserahkan ke Dinsos Provinsi Papua, Senin, (11/5) (foto:Elias For Cepos)
Upaya KPKC Keuskupan Jayapura Mendorong Pemenuhan Hak Pendidikan Bagi Anak
Kota Jayapura sebagai barometer pendidikan di Tanah Papua, di satu sisi masih menyisakan sejumlah persoalan pendidikan. Diantaranya menyangkut banyaknya anak putus sekolah, atau anak-anak usia sekolah yang tidak mendapatkan hak pendidikan yang layak. Persoalan ini, kini jadi perhatian serius dari Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan (KPKC) Keuskupan Jayapura.
Laporan: Karolus Daot_Jayapura
Pemerintah Kota Jayapura telah mendorong adanya pendidikan gratis di sekolah-sekolah negeri, bahkan pemerintah juga sudah mendorong sekolah rakyat bagi masyarakat yang tidak mampu. Namun, kebijakan ini belum sepenuhnya menjangkau anak-anak usia sekolah di Kota Jayapura. Bahkan, beberapa diantara anak-anak ini putus sekolah dengan berbagai faktor penyebab. Terutama masalah ekonomi. Dimana meski sekolah sudah gratis, namun mereka terdesak oleh kebutuhan ekonomi. Harus bekerja untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk makan dan minum.
Terkait hal ini, Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan (KPKC) Keuskupan Jayapura menyerahkan data anak-anak putus sekolah dan anak tidak sekolah kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Dinas Sosial Provinsi Papua di Kantor Dinas Sosial Provinsi Papua, Senin (11/5).
Sekretaris KPKC Keuskupan Jayapura, Elias Awekidabi Gobay, menyampaikan bahwa data tersebut diperoleh melalui hasil pendataanya selama ini di sejumlah wilayah di Kota Jayapura. Mayoritas anak yang didata berasal dari keluarga miskin, keluarga tidak utuh, tinggal bersama ibu tunggal maupun nenek, serta hidup dalam keterbatasan ekonomi dan sosial.
Anak-anak ini mereka ada yang bekerja menjaga parkiran di kawasan pertokoan dan minimarket di Jalan Baru Youtefa untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Ada pula anak-anak yang hidup berpindah-pindah dan tidur di kawasan pasar maupun pertokoan di Kota Jayapura,” ujarnya kepada Cenderawasih pos.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…
Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…
Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…
Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,…