Categories: FEATURES

Digelar Sederhana di Lapangan, Tidak Ada Sesuatu yang Wah

Ketika Sekolah Dilarang Menggelar Acara Kelulusan Siswa di Hotel

Menjelang akhir tahun ajaran ini, Walikota Jayapura sudah mengeluarkan surat edaran, salah satunya melarang pungutan biaya kelulusan dan pelaksanaan acara di hotel-hotel. SMK Negeri 2 Jayapura pun, mentaati aturan itu dengan mengelar acara kelulusan di lingkungan sekolah.

Laporan: Jimianus Karlodi-Jayapura

Setelah pengumuman kelulusan serentak pada Senin (5/5) awal pekan kemarin, sebanyak 276 siswa kelas 12 SMKN 2 Bisnis dan Manajemen Jayapura  yang dinyatakan lulus, menggelar acara pelepasan dan perpisahan. Acara pelepasan dan perpisahan tersebut digelar halaman sekolah, digelar  dengan sederhana, pada Jumat (9/5).

  Acara pelepasan ini dihadiri  Plt. Kepala Dinas pendidikan Kota Jayapura Rocky Bebena, Kabid SMA/SMK Kota Jayapura Nur Jaya, Kepsek SMKN 3 Bisnis dan Manajemen Jayapura, Elia Waromi hingga para orang tua siswa.

  Kepada Cenderawasih Pos, Kepala Dinas Pendidikan Rocky Bebena mengatakan acara pelepasan tersebut dilakukan secara sederhana oleh pihak sekolah, sebagai bentuk tindak lanjut dari surat edaran Walikota Jayapura Nomor 420/0722 tentang pembebasan biaya  pendidikan di Kota Jayapura.

  “Yang penting adalah tadi acaranya sederhana sekali. Saya melihat tidak ada sesuatu yang Wah begitu. Berarti Kepala sekolah dan guru-guru sudah terjemahkan surat edaran Walikota,” kata Rocky Bebena, di SMKN 2 Jayapura, Jumat (9/5).

Rocky Bebena dan Elia Waromi (foto:Jimi/Cepos)

  Dirinya pun turut mengapresiasi antusias orang tua siswa dalam mengikuti acara pelepasan tersebut. Karena menurutnya acara tersebut sesuatu yang sederhana, namun tidak ada kontra yang berlebihan dari pihak sekolah maupun orang tua siswa.

    Rocky mengatakan lulusnya 276 siswa ini bukan berarti akhir dari suatu perjuangan tetapi ini adalah awal dari perjuangan untuk menghadapi suatu tantangan di masa yang akan datang.

  “Mereka ini adalah generasi yang mempunyai kompetensi dan keahlian masing-masing di bidangnya. Saya percaya anak-anak ini sudah punya jaringan di tempat mereka praktek tinggal di jaga dan dirawat hubungannya,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

13 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

20 hours ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

21 hours ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

22 hours ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

23 hours ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

24 hours ago