Categories: FEATURES

Digelar Sederhana di Lapangan, Tidak Ada Sesuatu yang Wah

  Karena itu, berharap para siswa yang baru selesai pendidikan baik itu tamatan SMK maupun SMA langsung mendapatkan pekerjaan, sehingga angka pengangguran di Kota Jayapura tidak bertambah.

  “Ini kembali ke masing-masing siswa, sempat saya tanyakan juga kepada siswa, tak sedikit ada yang menjawab ingin langsung kerja, ada juga yang ingin melanjutkan kuliah, tetapi ada juga yang ingin kuliah sambil kerja,” ungkap Rocky.

  Di tempat yang sama Kepsek SMKN 3 Bisnis dan Manajemen Jayapura, Elia Waromi menyebutkan bahwa dari jumlah 276 siswa yang ikut ujian akhir semester tahun ajaran 2024/2025 di sekolahnya itu 100 persen lulus.

  “Semua lulus, dari jumlah 276 orang siswa semuanya lulus untuk tahun ajaran 2024/2025,” ujar Waromi kepada Cenderawasih Pos, Jumat (9/5) di SMKN 2 Jayapura.

   Kepala sekolah itu berharap dengan selesainya mereka di jenjang SMK dapat melanjutkan ke pendidikan tinggi dapat mengambil jurusan sesuai dengan program dan jurusan yang telah dijalankan supaya nyambung dengan apa yang mereka dapatkan saat ini.

   Kendati demikian, Waromi mengaku pihaknya lebih banyak mendorong para siswa-siswi untuk berwirausaha atau bekerja untuk mengisi posisi menengah ke bawah dan di lapangan. Tak hanya itu pihaknya juga menyampaikan pesan kepada orang tua siswa untuk terus mengawal anak-anaknya ini hingga sukses di masa depan.

   Adapun catatan-catatan penting kata kepala sekolah itu, yakni mengenai ijazah. Hal itu ia sampaikan karena saat ini pihaknya telah mengunakan e-ijazah atau ijazah elektronik. Jadi, ijazah itu bisa dicetak apabila data-data dari siswa telah sesuai dengan data kependudukan.

   Ia menyebut setidaknya ada delapan (8) siswa yang masih bermasalah dengan data-data pribadinya. Untuk itu, saat ini pihak sekolah sedang berusaha untuk menyelesaikan.

  “Ada delapan siswa yang masih bermasalah dengan data-datanya. Kita coba menyelesaikan dengan mengirim data ke dukcapil atau menyuruh orangtuanya untuk berkomunikasi. Sehingga tidak menghambat teman yang lain sebagian besar sudah selesai,” jelas kepsek.

  Ditambahkan Elia Waromi bahwa ijazah baru bisa keluar dan bisa dibagikan ketika semua data-data dari para siswa-siswi telah lengkap. “Jika ada satu yang bermasalah maka yang lain pun terdampak.” Ujarnya.  (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Uncen dan UOG Luncurkan Program Sarjana Kehutanan dan Ekonomi Bisnis Adat

   Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) untuk membangun Ekosistem Pendidikan Kepemimpinan, Pengelolaan…

6 hours ago

Uncen Tegaskan Batasan Pemanfaatan Teknologi bagi Civitas Akademika

   Pembukaan PKKMB 2026 diselenggarakan secara hibrida dari Auditorium Uncen. Sebanyak 450 mahasiswa hadir secara…

7 hours ago

KPK Tahan Empat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Iklan BJB

Mereka masing-masing di antaranya Widi Hartoto, selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024;…

8 hours ago

Pendapatan Negara di Papua Tembus Rp2,9 Triliun

Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…

3 days ago

Persipura Bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo

Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…

3 days ago

Libatkan Pemda dan Masyarakat Adat Atau Hentikan!

Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…

3 days ago