Categories: FEATURES

Damkar Definitif, Upaya Penanganan Kebakaran Diharapkan Maksimal

   Sementara itu, menyikapi intensitas peristiwa kebakaran yang cukup tinggi di Kota Jayapura, maka Pemkot Jayapura berupaya untuk meningkatkan kapasitas pemadam dan petugas pemadam yang ada saat ini. Bahkan,  Unit pemadam kebakaran yang sebelumnya berada di bawah satuan polisi Pamong Praja Kota Jayapura, kini mulai tahun 2024 ini telah didefinitifkan menjadi organisasi perangkat daerah sendiri. Selanjutnya Pemkot Jayapura akan melantik pejabat eselon 2 untuk menduduki jabatan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura.

    “Bapak pejabat Walikota Jayapura telah menyampaikan bahwa khusus untuk Dinas Damkar itu telah disiapkan bersama dewan yang terhormat DPRD Kota Jayapura.  Sudah ada perdanya dan sudah disiapkan dalam waktu dekat,  kalau Tuhan mengizinkan akan ada pelantikan eselon 2, tapi dalam proses tahapan,” kata Robby Kepas Awi, Kamis (11/1).

   Selanjutnya langkah-langkah juga telah diantisipasi oleh pemerintah kota dan juga Dinas Damkar Kota Jayapura untuk kesiapannya. Pihaknya terus memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat di Kota Jayapura,  yang tinggal di Kawasan Bukit atau lereng,  untuk menjaga lahan-lahan kosong,  karena sekali dibakar atau terbakar maka itu ancamannya akan menghanguskan seluruh kawasan yang ada.

   “Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Pemukiman yang padat penduduknya,  mohon bantuannya untuk menjaga, sehingga kalau kita bepergian dari rumah,  kita perlu mematikan semua yang tidak kita butuhkan terutama peralatan yang berkaitan dengan kelistrikan dan juga peralatan yang mengandung unsur api,”harapnya.

    Untuk diketahui intensitas peristiwa kebakaran di kota Jayapura belakangan ini memang cukup tinggi.  Bahkan dalam sebuah kesempatan pejabat Walikota Jayapura,  Frans Pekey, menyebut wilayah kota Jayapura rentan terhadap peristiwa kebakaran dan punya potensi yang sangat tinggi.

  Dia juga menyebut jika di rata-rata kan peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah kota Jayapura belakangan ini hampir terjadi dua kali dalam satu bulan.  Hal ini Tentunya membutuhkan perhatian dari semua kalangan tidak saja pemerintah tetapi juga masyarakat itu sendiri untuk selalu waspada. (*/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Waspadai Peredaran Barang Kedaluwarsa!

Dijelaskan, dalam pengawasan lapangan yang dilakukan Disperindag bersama Satgas Pangan, masih ditemukan produk makanan dan…

1 day ago

Tekan Pelanggaran, Operasi Keselamatan Cartenz Digelar 14 Hari

Berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal. Salah satunya melalui Latihan Pra…

1 day ago

Juara di Festival Bunkasai, Dua Siswi Diberangkatkan ke Jepang

Selain lomba presentasi Bahasa Jepang, juga digelar lomba Cosplay, karaoke dan lainnya. Adapun perlombaan tersebut…

1 day ago

Tawuran Antar Pelajar Perlu Perhatian Serius

Karena itu ia meminta kepada pihak sekolah, terutama orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan dan…

1 day ago

Berangkat Mei, Calon Jamaah Haji Papua Terbagi Tiga Kloter

Untuk jadwal keberangkatan, jemaah haji Papua direncanakan tergabung dalam tiga (3) Kloter 27, 29, dan…

1 day ago

Jaga Kebersihan dan Taat Bayar Retribusi Sampah

Menurut Rustan, kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama sehingga pesan ini terus disampaikan kepada masyarakat.…

1 day ago