Categories: FEATURES

Tak Mau Bebani Orang Tua Murid, Pihak Sekolah Maksimalkan Dana BOS

SD Negeri Inpres APO Tugu yang Dikabarkan Membebaskan Biaya Pendidikan Peserta Didik

SD Negeri Inpres APO belakang menarik perhatian, karena disebut-sebut telah menerapkan pendidikan gratis bagi para peserta didiknya. Hal ini sempat dijadikan contoh salah satu calon wali kota bahwa pendidikan gratis benar-benar bisa diwujudkan. Lantas apakah benar-benar sekolah ini gratis?

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Meski dikabarkan menerapkan pendidikan gratis, namun tidak serta merta semua gratis. Tetap ada bagian tertentu yang menuntut partisipasi orang tua dalam proses pendidikan anak-anaknya. SD Negeri Inpres APO Tugu yang dikabarkan menerapkan pendidikan gratis selama hampir 15 tahun ini.

Memang benar  tidak memungut biaya sepeserpun untuk pendaftaran masuk sekolah setiap tahun ajaran baru. Bahkan sama sekali tidak memungut uang SPP setiap bulannya, termasuk uang komite maupun uang gedung atau uang pembangunan sekolah.

  Namun begitu, tetap saja harus ada  partisipasi orang tua,  yang mengeluarkan biaya bagi anaknya  untuk sekolah. Terutama, untuk kebutuhan baju seragam dan juga kebutuhan untuk membeli buku, tas, alat tulis dan keperluan pribadi lainnya.

   Naomi Madendang, Guru sekaligus Penanggung jawab sementara sekolah itu, saat ditemui  Cenderawasih Pos Selasa (8/10) lalu, mengaku sekolah tersebut hingga sekarang belum memiliki kepala sekolah setelah kepala sekolah, Ngesti Wahyu Widowati masuk masa pensiun.

  Naomi mengatakan penerapan sekolah gratis di SDN Inpres APO Tugu itu, sejak tahun 2009 pada masa kepemimpin Alm bapak Yohanes Suwae hingga sekarang.  “Sejak tahun 2009 pada masa kepemimpin alm bapak Yohanes Suwae sampai sekarang, SD Negeri Inpres APO Tugu sudah menerapkan sekolah gratis, pendaftaran gratis dan uang SPP gratis,” kata Naomi.

  Naomi mengatakan siswa masuk sekolah tidak dipungut biaya sepeserpun, kecuali seragam yakni baju batik, baju kotak dan baju olahraga. Pakaian seragam itu, memang pengadaan lewat  sekolah.

  Ia menjelaskan SD Negeri Inpres APO Tugu haya memaksimalkan dana BOS saja, yang digunakan untuk dana operasional sekolah dan menggaji guru honorer. “Dana BOS itu, kami terima tahun ini satu semester sekitar Rp 100 juta lebih atau Rp 200 juta dalam 1 tahun,” ungkapnya.

  Saat ini, imbuh Naomi, total jumlah siswa SD Negeri Inpres APO Tugu kelas 1 sampai kelas 6 pada tahun ajaran 2024 ini, sebanyak 200 siswa lebih. Waktu memasuki tahun ajaran baru 2024, hanya bayar Rp 575 ribu untuk sampul raport, baju batik, baju kotak dan atribut seragam.

   “Tidak ada pungut apapun. Masyarakat di APO Tugu tahu, kalau SD Negeri Inpres APO Tugu tidak pernah memungut sesepeserpun dari orang tua siswa,” imbuhnya.

     Untuk diketahui mencapai lokasi sekolah, harus melewati perjalanan yang cukup menantang dan berbahaya, tanjakan yang curam dan licin membuat orang yang melintasi cukup berhati-hati.

   Butuh waktu 20-30 menit untuk mencapai di sekolah tersebut dari pusat kota ketika berjalan kaki dan jika dengan kendaraan hanya butuh waktu 10-15 menit.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tan Wie Long: Ini Penghargaan Sekaligus Tanggungjawab

Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…

5 hours ago

Menteri Natalius Jangan Terlalu Bangga

Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…

6 hours ago

Evan Soumilena Dukung Turnamen Sepak Bola Antar Satker Polda Papua

Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…

10 hours ago

Polres Tolikara Perkuat Kamtibmas Lewat Patroli Pagi

Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…

11 hours ago

Sat Binmas Polres Mamberamo Tengah Sambangi Tokoh Pemuda Kobakma

Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…

12 hours ago

Sertifikat Juara Lomba Bidang Seni Bisa Jadi Nilai Tambah Saat SPMB

Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…

13 hours ago