Kemudian, ada pengamanan satu, dua dan tiga. Ini terdiri dari anggota TNI-Polri yang berada di pasukan 45, dan pengibar bendera merah putih berjumlah sebanyak 8 orang.
Ia tak menampik jika puluhan peserta ini berasal dari latar belakang yang berbeda, termasuk berbeda kabupaten yang ada di Papua, inilah kemudian membuat dirinya lebih gigih untuk menyatukan mereka agar bisa kompak.
Dimana 62 orang peserta Paskibraka yang terdiri dari perwakilan pelajar kabupaten/kota di Provinsi Papua sebanyak 32 orang, dan 30 orang berasal dari TNI-Polri.
“Mereka ini datang dari latar belakang yang berbeda, karakteristik dan wilayah yang berbeda. Namun, ketika di masa karantina dan pelatihan kami membuat mereka menjadi satu,” tutupnya.
Dan sebagai bentuk kedisplinan, para peserta ini tidak diberikan izin untuk memegang alat komunikasi, jika mau bertemu dengan keluarga karena ada kepentingan mendesak, maka itu harus melalui prosedur. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
anitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura memastikan pengamanan laga terakhir Persipura menjamu Persiku Kudus di Stadion…
Sebanyak 100 unit rumah permanen yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementrian Transmigrasi RI di Kampung…
Persiker merupakan juara Liga 4 zona Papua dan menjadi wakil Papua pada seri nasional. Mereka…
Dari 47 CHJ, terdiri dari 18 laki-laki dan 29 perempuan. Jemaah tertua atas nama Kislam…
Ketua NPCI Papua, Jayakusuma menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) NPCI Pusat di Kota Solo, Jawa…
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen kuat dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.…