

Tim Marching Band TK YPPK Kristus Terang Dunia Waena, saat pentas seni di Ramayana Abepura, Sabtu (8/12). (FOTO:Karel/Cepos)
Dari Pentas Seni Anak-anak TK/PAUD yang Digelar di Mal Abepura
Asosiasi Pelatih Marhing Band Papua (APMBP) menginisiasi pentas seni yang melibatkan sekira 17 Sekolah TK/PAUD di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.Acara yang digelar di halaman Mal Abepura, Sabtu (7/12) menyedot perhatian masyarakat, terutama para orang tua murid.
Laporan: Karolus Daot-Jayapura
Sejak pagi, halaman Mal Abepura mulai dipadati pengunjung, terutama peserta dan para orang tua yang mengantar anak-anak mereka untuk ikut pentas seni. Tiap peserta hadir dengan memberikan tampilan yang berbeda, mulai dari model pakaian, ritme musiknya, hingga pola pertunjukannya. Tepat pukul 09.00 WIT acara dimulai setiap sekolah wajib membawakan tiga lagu sesuai pilihan.
Saat masuk di arena pentas langkah-langkah tegak serta penampilannya layaknya orang dewasa. Antusias orang tua mensuport anak-anaknya juga tak kalah heboh. Bagaimana tidak, meski cuaca mulai menyengat, namun semangat untuk mengabadikan moment bagi anak anaknya seakan merendam teriknya matahari.
Setiap peserta hadir dengan masing-masing guru pendamping, para guru hadir hanya membantu untuk melengkapi peserta dalam memainkan musik. Sementara lainnya dipercayakan sepenuhnya kepada peserta.
Kepala TK YPPK Kristus Terang Dunia Waena (KTDW), Suryati mengatakan pentas seni tersebut sangat bermanfaat untuk proses tumbuh kembang anak. Seperti pembentukan karakter mereka bisa lebih percaya diri, kemudian jiwa seninya yang mulai tumbuh sejak dini. Serta yang tidak kalah penting anak-anak bisa belajar hidup disiplin.
“Hal lain yang juga sangat bermanfaat dari pentas seni tersebut, daya ingat anak-anak yang semakin kuat, karena mereka harus bisa menghafal setiap gerakan atau ritme musik,” ujarnya.
Apalagi dari pentas tersebut masing masing peserta diarahkan untuk membawa tiga jenis lagu yang berbeda sesuai pilihan. Seperti TK KTDW mereka membawakan lagu Pamanku Dari Desa, Burung Hantu dan Sapu Tangan Biru. “Tiga lagu ini harus dihafal, seiring dengan ritme permainan musiknya harus sejalan jadi ada manfaatnya untuk daya ingat anak-anak,” tuturnya.
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…