Meski begitu, satu pekerjaan besar masih menunggu, evaluasi sistem rujukan. SISRUTE, sistem yang selama ini mereka andalkan, harus diperiksa kembali. Bersama Dinas Kesehatan Provinsi dan Kemeterian Kesehatan, investigasi akan dilakukan untuk mencari inti persoalan yang sempat terjadi.
Anton berharap, dari proses itu akan lahir aturan tertulis yang jelas agar kejadian serupa tidak pernah lagi menghantui masyarakat.
dr. Anton menutup map terakhir di mejanya. Ia tahu perjalanan memperbaiki layanan kesehatan di Jayapura masih panjang. Namun setidaknya, ia telah menapaki langkah pertama dengan keyakinan bahwa perubahan bisa terjadi asal dijalankan dengan ketulusan dan kesungguhan. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Peringatan…
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…