Categories: FEATURES

Perubahan Karakteristik Siswa Menuntut Pola Pengajaran yang Dinamis

Ketua PGRI Papua Bicara Soal Tantangan Para Guru dalam Mengajar Peserta Didik

Tahun 2025 menjadi tonggak perjalanan panjang bagi dunia pendidikan Indonesia. Usia Hari Guru yang kini genap 80 tahun bukan hanya menjadi momentum perayaan, tetapi sekaligus refleksi besar tentang perubahan zaman yang pelan namun pasti mengguncang ruang-ruang kelas di seluruh negeri.

Laporan: Karolus Daot_Jayapura

Pada usia yang matang dan mapan ini, guru tidak lagi hanya berhadapan dengan buku, kapur, dan papan kelas. Mereka bersinggungan dengan teknologi yang bergerak cepat, sistem pendidikan yang terus berubah, dan—yang paling menantang karakteristik siswa yang jauh berbeda dari generasi sebelumnya.

  Dahulu, ruang kelas adalah wilayah absolut milik guru. Instruksi dipatuhi tanpa bantahan, suara keras menjadi simbol ketegasan, dan hukuman fisik dianggap bagian dari proses membentuk karakter. Siswa takut dan segan, hubungan guru-murid berlangsung kaku namun stabil. Namun kini, semuanya berubah drastis.

  Siswa-siswa generasi 2025 tumbuh dalam dunia yang lebih terbuka, media sosial mengajarkan mereka menyampaikan pendapat, lingkungan digital membuat mereka kritis, dan nilai-nilai modern mendorong mereka menolak perlakuan yang dianggap keras atau tidak manusiawi. Suara guru yang sedikit meninggi saja bisa memicu komplain, protes di media sosial, atau bahkan laporan polisi.

   Dan itulah yang terjadi sepanjang 2025. Di berbagai daerah Indonesia, sejumlah guru terjerat masalah hukum akibat tindakan yang sebelumnya dianggap biasa dalam pola didik generasi lama. Beberapa kasus menonjol mencuat ke publik, memunculkan pertanyaan baru tentang batas antara mendidik dan menganiaya ?

  Di Subang, seorang guru dilaporkan menampar siswa kelas VIII yang memanjat pagar sekolah untuk bolos. Siswa tersebut telah berulang kali diperingatkan dan ulahnya menyebabkan dinding sekolah roboh.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

4 hours ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

4 hours ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

5 hours ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

5 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

6 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

6 hours ago