Categories: FEATURES

Kurang Perhatian, Anggota PGRI juga Kurang Peduli Pentingnya Organisasi

Yang Terungkap dari Konferensi PGRI Provinsi Papua ke XXIII   

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) wilayah Papua menggelar Konferensi XXIII di SMK 2 Jayapura, Kamis (6/2). Konferensi ini salah satu agendanya untuk pemilihan Ketua Pengurus PGRI yang baru, menyusul telah berakhirnya kepengurusan yang lama.

Laporan: Jimianus Karlodi_ Jayapura

Konferensi PGRI Provinsi Papua Massa Bakti XXIII Tahun 2024-2029 ini diikuti oleh ratusan angggota yang merupakan para guru atau pendidik. Konferensi PGRI Papua ini selain diikuti langsugn para anggota dan pengurus di Kota Jayapura, juga diikuti secara daring atau online para guru di luar Jayapura.

Prof. Dr. Nomensen S.T. Mambraku. (foto:Jimi/Cepos)

    Pada kesempatan itu Ketua PGRI Papua priode (2019-2024), Prof. Dr. Nomensen S.T. Mambraku menyampaikan evaluasinya, selama memimpin ketua PGRI Papua. Berdasarkan pengalamannya selama menjabat ketua PGRI, bahwa , kualitas pendidikan di Papua seharusnya tidak kalah saing dari dari daerah-daerah lain.

   Namun karena kurangnya perhatian dari pemerintah terhadap jaminan hidup terhadap tenaga didik atau guru-guru di Papua sehingga mengakibatkan pendidikan cukup memprihatinkan.

Menurut Nomensen bahwa guru di Papua tidak pernah kaya dengan harta dan materi tetapi kaya akan pengabdiannya yang tulus dan ikhlas untuk mendidik anak-anak bangsa.

  Ia pun menegaskan bahwa sesungguhnya  yang bercerita tentang masa depan bangsa ini adalah guru, terkhususnya guru di Papua. “Ingat guru-guru ini bukan orang hebat tetapi semua orang hebat lewat tangan guru,” ucap Nomensen, kepada Wartawan, Kamis (6/2).

   Di akhir masa jabatannya, Nomensen memberikan pesan bahwa segala permasalahan, ketidakdisiplinan dan loyalitas anggota PGRI terhadap organisasi selama masa jabatannya untuk tidak terulang di kepemimpinan berikutnya. Seperti diketahui Nomensen akan mengakhiri masa jabatannya setelah ketua PGRI terpilih baru akan dilantik.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

11 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

12 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

13 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

14 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

15 hours ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

16 hours ago