

Jajaran Komisi 4 DPRP, didampingi Waket III DPRP bersama Dinas PU Provinsi saat tinjau pos retribusi di Ring Road, Kamis (6/2). (foto:Karel/Cepos)
Komisi 4 DPRP Dorong Pengelolahan Pos Retribusi di Jembatan Ringroad
JAYAPURA-Setelah lama terbengkalai, Pos Retribusi di ring road Teluk Youtefa, Kota Jayapura, akan segera difungsikan kembali. Hal ini dipastikan setelah Komisi 4 DPR Papua (DPRP) meninjau langsung lokasi tersebut pada Kamis (6/2).
Ketua Komisi IV DPRP, Jhony Y Betaubun, menyampaikan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua saat ini cukup memprihatinkan. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah inovatif untuk menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pemanfaatan pos retribusi yang sudah ada.
“Karena pos ini milik Provinsi Papua, maka kami meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan, serta instansi terkait untuk mengelola pos ini agar bisa memberikan pemasukan bagi provinsi,” ujar Jony.
Jhony juga meyakini bahwa jika pos retribusi ini diperbaiki dan dikelola dengan baik, maka dapat meningkatkan PAD, baik bagi Provinsi Papua maupun Kota Jayapura. Namun, ia menekankan pentingnya kajian teknis dalam pembangunan pos ini, mengingat lokasinya yang terlalu dekat dengan cabang jalan menuju Kota Jayapura dan Distrik Muara Tami.
“Kalau menurut kami, pos ini harus dibangun sedikit lebih ke dalam agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan,” tambahnya.
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…