Categories: FEATURES

Berawal dari Kegagalan, Kini Nala Indonesia Tea Malah Mendunia

Seiring pendampingan tersebut, Nala Indonesia Tea mencatat berbagai prestasi, antara Finalis Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) Kemenparekraf RI (2023), Golden Medal – The Golden Leaf Awards Australia 2023, Function & Wellness Category, Golden Medal – The Golden Leaf Awards Australia 2023, Black Tea Natural Blend Category. Silver Medal – The Golden Leaf Awards Australia 2023, White Tea Natural Blend Category.

Dan Juara II KRENOVA Kabupaten Batang (2024).Deretan prestasi tersebut menegaskan bahwa teh lokal Batang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Kini, pemasaran Nala Indonesia Tea telah menjangkau seluruh Indonesia dan pasar luar negeri, seperti Norwegia, Inggris, dan Italia. Produk Nala juga tampil di berbagai pameran internasional seperti Trade Expo Indonesia, FOODEX Japan, dan Dubai Food Festival.

Di balik ekspansi global, Nala Indonesia Tea tetap berpijak pada dampak lokal. Petani teh Batang menjadi mitra utama dengan sistem kemitraan yang lebih adil. Selain itu, penggunaan bahan lokal seperti pandan, sereh, dan bunga telang turut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Ke depan, Ratih menargetkan Nala Indonesia Tea sebagai merek artisan teh Indonesia berbasis wellness dan keberlanjutan yang dikenal dunia, tanpa kehilangan akar budaya dan lokalitas Batang. Untuk itu, sudah 3 tahun ini, Nala tidak hanya menjual produk, tapi juga mengalaman untuk menggali teh lebih dalam dalam bentuk kelas teh/workshop teh dan EduTea Trip.

Dengan bekerjasama dengan tour agent dari Belgia untuk Summer trip. Setiap tahunnnya 3-4 group, dengan jumlah turis 15 sampai 22 orang. Mereka datang langsung ke Batang untuk menikmati pengalaman trekking di kebun teh, mengenal tanaman teh, tea tasting, hingga datang langsung ke pawon warga desa yang membuat teh sangan. Untuk melihat dan mencoba langsung pembuatan teh sangan tradisional desa.

“Naik kelas bukan hanya soal omzet, tetapi tentang membawa manfaat bagi banyak pihak. Kalau UMKM diberi ekosistem yang tepat seperti yang dilakukan Bank Indonesia, produk lokal bisa benar-benar mendunia,” pungkas Ratih Anggun Perdhani.(han)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Polisi Bongkar Pos Perang dan Sita Sajam Kasus Bentrok Kwamki Narama

Operasi penertiban yang dimulai pukul 11.12 WIT tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Mimika AKP…

16 hours ago

Jangan Diam, Laporkan Kekerasan Perempuan dan Anak!

   Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…

17 hours ago

Jaga Kamtibmas, Siskamling Diminta Diaktifkan Kembali

  Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…

18 hours ago

Pemkot Pastikan Korban Kebakaran Dok V  Didaftarkan BPJS Kesehatan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…

19 hours ago

OPD Harus Genjot Realisasi Program dan Penyerapan Anggaran

  Abisai menilai capaian realisasi anggaran hingga saat ini masih perlu terus didorong. Karena itu,…

20 hours ago

Mimpi Kereta Api di Papua, Lengkapi Konektivitas Antar Wilayah

  Christian menyinggung masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak pada fasilitas transportasi di sejumlah wilayah…

21 hours ago