Categories: FEATURES

Berawal dari Kegagalan, Kini Nala Indonesia Tea Malah Mendunia

Harga produk Nala Indonesia Tea bervariasi, mulai dari Rp35 ribu untuk kemasan kecil sekitar 15 gram, hingga Rp340 ribu untuk kemasan premium 100 gram, tergantung jenis dan varian produk. Untuk segmen HORECA dan premium, harga produk artisan bisa mencapai lebih dari Rp1 juta untuk kemasan besar.

Salah satu produk paling unik adalah Nalawatea, racikan teh hijau dengan 15 bahan dasar, yang mengombinasikan berbagai rempah dan bunga. Produk ini berhasil meraih juara nasional dan sekaligus juara internasional di Australia, menjadikannya salah satu ikon Nala Indonesia Tea.

Perjalanan Nala Indonesia Tea mengalami lonjakan signifikan ketika mendapatkan pendampingan intensif dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal. Awalnya, Nala terlibat dalam Festival Kopi dan Teh Pantura, yang menjadi pintu masuk ke program pembinaan UMKM unggulan Bank Indonesia.

Pendampingan BI dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan mindset kewirausahaan, penataan manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, hingga branding dan legalitas. Bank Indonesia juga memfasilitasi sertifikasi halal, pameran nasional dan internasional, serta business matching dengan mitra strategis.“Bank Indonesia tidak hanya memberi fasilitas, tetapi membangun fondasi agar usaha kami siap bersaing secara global,” kata Ratih.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

1 day ago

Tiga Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Mimika Masih Disuspen

Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…

1 day ago

Jurnalis Desak Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperpanjang

Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…

1 day ago

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

1 day ago

Pemkab Jayapura Mulai Tertibkan Legalitas Bangunan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…

1 day ago

Kapal Foi Moi Didorong Jadi Penggerak Wisata Danau Sentani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…

2 days ago