Categories: FEATURES

Berawal dari Kegagalan, Kini Nala Indonesia Tea Malah Mendunia

EDUKASI – Tidak sekedar jualan teh, Ratih Anggun Perdhani juga rutin menggelar workshop teh dan EduTea Trip. (ist)

Pada 2006, ia mengenyam pendidikan di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), jurusan Pendidikan Bahasa Jawa. Jejaring sosial dan pemahaman karakter pasar Semarang menjadi pintu masuk penting bagi Nala untuk menjangkau konsumen di luar Batang.Kecintaan Ratih pada Bahasa Jawa menjadi ruh dalam branding Nala. Seluruh produk menggunakan nama berbasis Bahasa Sanskerta, termasuk nama Nala, yang berarti jiwa, soul, hati.

“Teh ini tercipta dari jiwa dan hati yang tulus. Karena itu namanya Nala,” ujar perempuan yang masuk 10 Inspirational Women for Social Enterprise Business by Thinkweb Indonesia tahun 2019 ini. Pendekatan filosofis ini menjadikan Nala Indonesia Tea bukan sekadar produk minuman, tetapi pengalaman yang menggabungkan budaya, kesehatan, dan mindfulness. Terbukti pada 2020, diganjar 2nd Runner Up KPOERTEH Local Brand Category.

Nala Indonesia Tea memproduksi berbagai varian teh artisan dan single origin. Produk-produk unggulan Nala, antara lain Nalawatea, Swaran Blue, Dahayu, Santika, Manala Chai, Ramu Cotecaberry, dan Darana Cocopandan. Untuk kategori single origin, tersedia Dawala White Tea, Garwita Green Tea, Pasarkara Black Tea, Minara Oolong, Lestari Black Tea, dan Salasika Green Tea.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Longsor di Distrik Walaik Rusak Lahan Pertanian Rumah Warga

Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…

3 hours ago

Banyak Guru Belum Nikah, Pemkab Merauke Akan Gelar Nikah Massal

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…

4 hours ago

Materi LKPJ Harus Berbobot dan Bisa Dipertanggungjawabkan

Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…

4 hours ago

Kejar Target Serapan Anggaran, Bupati Mimika Segera Evaluasi Alotnya Proses Tender

Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…

5 hours ago

IPM Kota Jayapura 2025 Meningkat, Angka Kemiskinan Juga Naik

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…

5 hours ago

Kemenkes Gandeng Enam Provinsi di Tanah Papua Percepat Eliminasi TBC dan Malaria

Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…

6 hours ago