

Mama- mama di Wamena Saat membuat rajutan noken dalam satu iven pameran yang digelar oleh pemerintah daerah beberapa waktu lalu. (foto:Denny/ Cepos)
Melihat Upaya Mengembalikan Nilai Budaya Yang Terkandung Dalam Setiap Bentuk Rajutan Noken
Noken (SU) merupakan salah satu jenis rajutan yang sering dijumpai di Wilayah Lapago dan Mepago yang telah di wariskan sejak dulu sehingga memiliki nilai budaya, sehingga perlu untuk menjaga tatanan Adat yang terkandung di dalamnya.
Laporan: Denny Tonjauw – Wamena
Rajutan Noken atau yang lebih dikenal oleh masyarakat di Lembah Baliem dengan nama Su, merupakan salah satu ciri khas yang telah diturunkan turun temurun sejak nenek moyang di wilayah adat Lapago dan Mepago, meski noken ini sering dilihat digunakan oleh pria maupun wanita namun ada nilai -nilai budaya yang terkandung dalam setiap bentuk ayaman tersebut dan wajib hukumnya secara budaya untuk dipatuhi terkait tata cara penggunaannya.
Nilai -nilai budaya dan bahan yang digunakan dalam membuat noken ini membuat rajutan tersebut diakui dunia, sebagai warisan budaya takbenda oleh UNESCO pada 4 Desember 2012, Penetapan ini dilakukan dalam sidang Komite Antar-Pemerintah ke-7 di Paris, Prancis, untuk melindungi kerajinan tradisional masyarakat Papua dalam kategori Warisan Budaya Takbenda yang Membutuhkan Perlindungan Mendesak (Intangible Cultural Heritage in Need of Urgent Safeguarding).
Untuk mengembalikan nilai -nilai budaya Jaringan Perempuan Adat yang terdiri dari beberapa organisasi membuat satu petisi untuk perlindungan yang langsung dikategorikan mana noken (Su) yang bisa digunakan dikepala, ada Noken untuk pengantin, noken yang untuk mengisi anak bayi, dan noken yang digunakan oleh laki -laki, ini dilakukan guna memberikan pemetaan nilai -nilai budaya yang tekandung dalam noken itu sendiri.
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…