Categories: FEATURES

Papua masih Tergantung Daerah Produsen, Rawan Terpapar Risiko Tekanan Harga

Dari Monitoring Pengendalian Inflasi Secara Nasional oleh Kemendagri

Masalah inflasi menjadi salah satu focus perhatian pemerintah pusat, dan  menjadi penekanan utama bagi para pejabat kepala daerah di seluruh Indonesia. Apalagi di awal tahun ini, monitoring pengendalian inflasi dilakukan, pasca meningkatkan berbagai kebutuhan selama perayaan Natal dan Tahun Baru kemarin.

Laporan: Elfira_Jayapura

Kementerian Dalam Negeri secara konsisten melalukan monitoring pengendalaian inflasi secara nasional di pekan pertama tahun 2024, pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Rapat rutin pengendalaian Inflasi Pusat dan daerah yang dipimpin langsung Mendagri M Tito Karnavian ini memberikan warning kepada beberapa daerah yang masuk di kuadran 1 dan 2 rawan inflasi.

   Adapun kepala daerahnya inisiatif dan inovatif dalam mengendalikan inflasi di daerahnya, sebagaimana terdapat 12 daerah yang masuk kuadran 1 rawan Inflasi dan 11 Daerah di kuadran 2.

  Dimana kuadran 1 merupakan daerah yang sering mengalami inflasi dengan frekuensi 3 ke atas dan nilai YoY-nya  lebih dari 3 %. Untuk kuadran 2 merupakan daerah yang frekuensi inflasinya lebih dari 3 kali dan nilai YoY-nya dibawah 3 %.

  Sementara itu, dalam rapat pengendalian inflasi tersebut, Penjabat Gubernur Papua diwakili  Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua.

  “Kami harapkan para OPD teknis di sektor ekonomi terus melakukan monitoring pergerakan inflasi sesuai arahan pada rapat ini, serta terus melakukan kolaborasi bersama dalam bentuk konkret,” ucap Jeri dalam rilisnya, Kamis (4/1).

  Dikatakan Jeri, berdasarkan rilis BPS, Inflasi Provinsi Papua pada Desember 2023 tercatat 1,65% (ytd dan yoy) dan 0,78% (mtm). Tentunya ini di atas rata rata angka-angka secara nasional.

  “Ada beberapa komoditas penyumbang inflasi terbesar sepanjang 2023 di Papua yang perlu terus mendapat perhatian seperti beras, rokok kretek filter, cabai rawit, rokok putih dan bawang putih,” terangnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

8 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

9 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

10 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

11 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

12 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

16 hours ago