Tantangan justru datang dari internal, seperti perilaku mabuk-mabukan yang kadang meresap ke lingkungan pemuda. Imron dan para tokoh agama terpaksa kerap bersikap tegas. “Saya tidak suka orang mabuk di kompleks ini. Kalau ada, saya telepon Polsek untuk angkat mereka agar sadar. Ini tempat komunitas, ada mushola, kita harus jaga citra nama baik,” tuturnya. Di sini, Islam tumbuh dengan aroma tanah pegunungan, dibalut semangat kemandirian, dan dijaga oleh tangan-tangan yang enggan menengadah meminta, namun selalu terbuka untuk memberi. (*).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pemulangan ini dilakukan setelah hasil pemeriksaan intensif menyatakan mereka murni warga sipil dan tidak terbukti…
Sementara itu, rute Jayapura-Kasonaweja akan dilayani Cantika Lestari 88 dengan total empat kali pelayaran, yakni…
“Kantor yang saat ini kami gunakan sebagai Mapolda Papua Tengah masih berstatus pinjam pakai dari…
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa digitalisasi saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH mengngatakan , 6 Tim gabungan ini terdiri dari Pemkab…
“Keseluruhan program unggulan tersebut merupakan instrumen konkret untuk memastikan bahwa visi pembangunan tidak berhenti pada…