“Kami tra (tidak) apa-apa harus naik speed kecil begini dan bayar lebih. Yang penting kapal besar ini su (sudah) bisa singgah di Waropen. Dulu kami setengah mati kalau mau keluar daerah. Sekarang, kami punya harapan baru,” ujar Mama Abner dengan suara bergetar menahan haru. Masyarakat Waropen menyimpan secercah harapan besar di balik riak ombak Waren.
Mereka sangat bersyukur kapal ini hadir, namun di saat yang sama, ada kerinduan mendalam agar suatu hari nanti, Dermaga Waren bisa diperpanjang. Mereka mendambakan hari di mana KM Dorolonda tidak lagi perlu bersembunyi malu, melepas dan menarik jangkar di lepas pantai, melainkan dapat bersandar megah tepat di depan ‘rumah’ mereka membawa kemajuan yang utuh bagi Negeri Seribu Bakau ini.
“Tong tra (tidak) tuntut banyak, hanya rindu lihat ini kapal besar bisa ikat tali langsung di dermaga Waren. Kalau dermaga su jadi bagus, Waropen ini pasti maju sama seperti daerah lain, dan tong tra perlu taruh nyawa di laut lagi tiap kali mau bepergian,” tutup seorang tokoh masyarakat yang ikut menyaksikan riuhnya prosesi turun penumpang. (*).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kapolresta Jayapura Kota, KBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR, melalui AKP Febry Pardede…
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam mengembangkan program kesejahteraan keluarga yang berpijak…
Penanaman perdana ini dihadiri Kapolsek Okaba Ipda Sewang, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten…
Bupati Tolikara Willem Wandik, S. Sos bersama Ketua GIDI Wilayah Toli, Pdt. Yeremias Wandik,S.Th meninjau…
Pelayanan gereja bukan hanya tentang jabatan, bukan pula sekadar menjalankan program dan kegiatan ibadah. Lebih…
Dihadapan warganya yang berjumlah sekitar 200 orang ini, malam itu Ondoafi Marweri meminta anak-anak muda…