Categories: FEATURES

Terkendala APBD dan Masalah Adat, Peninggian Jalan Kali Konya Mandek

  “Nah kalau terkait banjir sepertinya itu saja. Karena kita bawa masuk alat harus dipalang lagi, keluar dipalang lagi. Kondisi ini membuat kita sedikit kecewa lantaran setiap kali melakukan pekerjaan di seputaran Kali Konya selalu berhadapan dengan masalah sosial, BWS harus mengeluarkan puluhan juta untuk menyelesaikan masalah adat,” tegas Nella.

   Di sisi lain, belum pastinya pengerjaan jalan ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga setempat. Ibu Dika, salah satu warga Kampung Konya, mengungkapkan betapa sulitnya anak-anak sekolah melintasi rute bantaran kali tersebut saat musim hujan tiba.

   Ia menceritakan bahwa jalur tanah merah berbatuan tanpa penerangan memadai itu sangat membahayakan keselamatan warga, sehingga janji peninggian jalan dari pemerintah dan BWS sangat dinantikan keberlanjutannya.

   “Bapak bisa lihat sendiri, jalan di pinggir kali ini sekarang masih tanah merah berbatuan. Kalau malam gelap sekali, lalu kalau hujan sedikit saja langsung becek, berlumpur, dan licin. Anak-anak kalau berangkat sekolah sering seragamnya kotor karena terpeleset di sini. Jadi saat dengar BWS Papua mau bangun jalan yang layak, kami warga di sini langsung bersyukur,” tutur Ibu Dika.

   Dukungan serupa juga diutarakan Pak Simon, warga Kampung Konya lainnya. Menurutnya, pembangunan dan peninggian badan jalan bukan sekadar untuk akses kendaraan roda dua, melainkan juga berfungsi memperkuat struktur tanah bantaran sungai dari ancaman longsor dan abrasi.

   Karena itu, ​Ia berharap Pemkot Jayapura dan BWS Papua bisa segera merampungkan kendala yang ada agar pengerjaan fisik dapat diselesaikan, sekaligus melibatkan pemuda setempat sebagai tenaga kerja lokal.

  “Selama ini motor tidak bisa lewat dengan aman di pinggir kali karena jalurnya sempit dan miring. Kami kalau mau bawa barang-barang berat harus pikul jalan kaki lumayan jauh,” pungkas Pak Simon. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

​BOSDA Beda dengan BOS Reguler dari Pemerintah Pusat

  Menurutnya, BOSDA merupakan bantuan khusus kepada sekolah daerah yang pendanaannya bersumber langsung dari Dana…

2 days ago

Bawa Bibit Ganja, Seorang Pemuda Dibekuk 

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen,, melalui Kasat Narkoba AKP Febry…

2 days ago

Sampah Menumpuk, Komunitas Bukit Khambu Desak Pemkot Bertindak

  Keondofoloan Khambuyouge Asli Waena, John G. Ohee, melalui pemberitahuan yang ditujukan kepada Pemerintah Kota…

2 days ago

Hanya Berharap Hujan Turun dan Kabut Asap Menghilang

Matahari musnah dibungkus kabut asap, sementara perut bumi enggan memuntahkan air jernih. Fenomena iklim El…

2 days ago

FMPPKMT Desak Polda Papua Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana BTT Rp12 Miliar

Mereka meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dasar hukum penggunaan anggaran, mekanisme pencairan, pelaksanaan…

2 days ago

Pemkot ​Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM Lintas Daerah

   Dalam rangkaian forum APEKSI tersebut, Wali Kota Jayapura secara aktif mengikuti forum Rembuk Kebudayaan…

2 days ago