“Kami memang masih baru dan belum terlalu memahami dunia perpolitikan tapi disini saya ingin sampaikan bahwa kami bukan pelengkap dan kami siap bersaing dengan politisi laki – laki termasuk yang lebih dulu nyalon,” tegasnya.
Ia lantas meminta warga cerdas dengan memilih caleg yang benar – benar mampu berjuang bersama masyarakat. “Jangan sudah terpilih tapi tidak berani berargumen di parlemen, tidak berani muncul di media, tidak berani mengawal kebijakan. Kami tidak seperti itu, sekalipun kami anak baru. Kami juga akan buktikan bahwa perempuan jangan lagi hanya dianggap pelengkap. Hak perempuan harus diberikan dan diperhitungkan,” tegasnya. (*/tri)
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…
Ribka mengatakan reformasi tata kelola Dana Otsus yang dilakukan pemerintah telah mempercepat proses penyaluran melalui…
Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…