“Kami memang masih baru dan belum terlalu memahami dunia perpolitikan tapi disini saya ingin sampaikan bahwa kami bukan pelengkap dan kami siap bersaing dengan politisi laki – laki termasuk yang lebih dulu nyalon,” tegasnya.
Ia lantas meminta warga cerdas dengan memilih caleg yang benar – benar mampu berjuang bersama masyarakat. “Jangan sudah terpilih tapi tidak berani berargumen di parlemen, tidak berani muncul di media, tidak berani mengawal kebijakan. Kami tidak seperti itu, sekalipun kami anak baru. Kami juga akan buktikan bahwa perempuan jangan lagi hanya dianggap pelengkap. Hak perempuan harus diberikan dan diperhitungkan,” tegasnya. (*/tri)
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…