Categories: EKONOMI BISNIS

Harga Tiket Pesawat Tetap Ikuti Aturan Kemenhub

JAYAPURA- Saat ini sejumlah maskapai penerbangan mengalami peningkatan jumlah penumpang yang masuk di Papua khususnya di Bandara Merauke, Bandara Sentani dan  Bandara Mimika, karena kontingen PON XX Papua dari luar Papua banyak yang datang untuk bertanding.

 Manager Maskapai Lion Air  Agung S.W. mengungkapkan, memang saat ini jumlah penumpang yang terbang menuju Papua meningkat sekali. Hal ini disebabkan adanya PON XX Papua.

 “Meningkatnya jumlah penumpang masuk ke Jayapura terjadi kurang lebih sudah semingguan ini dan diperkirakan akan terus meningkat hingga pembukaan PON XX Papua tanggal 2 Oktober 2021,”ungkap Agung, Senin (27/9).

 Diakui, walaupun jumlah penumpang meningkat, namun untuk harga tiket pihaknya masih sesuai di batas atas dan batas bawah yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan, sehingga tidak serta merta langsung menaikkan harga tiketnya pada pas momen PON XX Papua ini, karena semua ada yang mengatur melalui Menhub. Jika pihak maskapai ada yang melanggar,  tentu ada sanksinya.

 Untuk memperlancar dan memberikan  kemudahan dalam akses layanan penerbangan selama PON XX Papua, Maskapai Lion Air juga menambah penerbangan untuk Batik Air.

  “Saat ini kita menambah penerbangan (extra flight) untuk Batik Air rute Jakarta-Timika-Jayapura PP,”imbuhnya.

 Agung menambahkan, untuk junlah penumpang yang naik pesawat Lion Air dari Jayapura keluar Papua sampai saat ini masih normal dan belum ada kenaikan.

 Sementara itu, Supervisor Garuda Indonesia BO Jayapura Mira Irianti mengatakan, memang maskapai Garuda Indonesia menjadi maskapai resmi PON XX Papua dalam memberikan pelayanan transportasi udara ke Papua.

Sehingga kontingen dari luar Papua yang mau ikuti PON XX naik pesawat Garuda. Dengan demikian, okupansi penumpang di pesawat Garuda Indonesia juga tinggi.

 “Walaupun okupansi penumpang di pesawat Garuda Indonesia kini tinggi karena adanya Kontingen PON XX untuk harga tiket juga masih ada diskon dan kami tidak serta merta naikkan harga karena harga sudah diatur Kemenhub ada batas bawah dan batas atas,”tandasnya.(dil/ary)

newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

15 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

17 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

18 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

19 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

20 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

21 hours ago