Categories: EKONOMI BISNIS

OJK Terus Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di Papua

JAYAPURA – Kantor Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) menggelar edukasi keuangan kepada mahasiswa dan Civitas Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena, Rabu (26/6).

Kepala OJK Papua,  Muhammad Ikhsan Hutahaean menjelaskan,  sesuai amanat UU, OJK mempunyai tugas mengedukasi dan melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan sektor jasa keuangan, peningkatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen.

Diketahui bahwa tingkat pemahaman, keterampilan dan kepercayaan dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan di Provinsi Papua secara khusus masih rendah.

”Berdasarkan data SNLIK 2022 dimana tingkat literasi adalah sebesar 45,19%, angka tersebut di bawah persentase nasional yang ada di kisaran 49,68%, “ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (26/6) kemarin.

Sedangkan indeks inklusi keuangan (penggunaan produk keuangan) Provinsi Papua sebesar 76,36% dan masih berada di bawah presentasi nasional sebesar 85,10%.  “Sementara untuk  indeks literasi dan inklusi syariah secara nasional masih berada pada nilai 9,14% dan 12,12%, “ujarnya.

Diakui, rendahnya tingkat literasi dan inklusi   keuangan   masyarakat seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memasarkan produk dan atau layanan jasa keuangan dengan berbagai cara,  bahkan dengan cara yang tidak logis dan ilegal.

“Seringkali masyarakat tidak mendapat informasi akurat sehingga berpotensi merugikan masyarakat, dalam hal ini termasuk mahasiswa sebagai pengguna layanan jasa keuangan,” ujarnya.

Diakuinya, khususnya bagi para mahasiswa di Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena agar dapat  meningkatkan  pemahaman dan awereness masyarakat terhadap produk dan  layanan jasa keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat.

”Sampai dengan saat ini, kami telah melaksanakan kegiatan edukasi sebanyak 30 kegiatan yang tersebar di  8 Kabupaten/Kota di 5 Provinsi yaitu Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan dan Papua Pegunungan dengan sasaran peserta edukasi kepada Pelajar dan Mahasiswa, pelaku UMKM, Disabilitas, Masyarakat daerah 3T, dan sebagainya,” tambahnya. (ana/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

47 minutes ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

2 hours ago

500 Kendaraan Terjaring Operasi Patuh DLHK

  Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…

3 hours ago

Akhiri Antrean BBM, DPRP Beri Deadline Pertamina

DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…

4 hours ago

Bunda PAUD Dorong Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

  Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura, Balai…

5 hours ago

ABR: John Ibo Tokoh Politik Senior Golkar yang Banyak Berjasa

  "Beliau adalah tokoh politik senior Partai Golkar yang telah banyak memberikan pengabdian dan pemikiran…

16 hours ago