Categories: EKONOMI BISNIS

Bulog Akui Antisipasi Pengendalian Harga Harus Dilakukan Pasca Hari Raya

JAYAPURA – Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Raden Guna Dharma mengatakan ketahanan stok beras Bulog dalam kondisi aman untuk tiga bulan kedepan dan pihaknya akan terus memantau keadaan pasar paska Ramadan dan Idul Fitri.

“Yang mana perlu kita lakukan antisipasi adalah pasca Ramadan dan Idul Fitri, biasanya pada momen seperti ini harga tidak terkendali,”Katanya kepada Cenderawasih Pos, belum lama ini.

Diakuinya, khususnya pada momen Ramadan dan Idul Fitri Bulog sudah membuktikan bahwa ketersediaan beras dan komoditi lainnya aman seperti beras, minyak goreng, gula dan lainnya.

“Antisipasi selanjutnya adalah pada momen pasca hari raya biasanya ada harga-harga yang diluar dari pemantauan, tetapi khusus untuk beras kami pastikan stok aman dan harga terkendali, “Pungkasnya. (ana/gin)

newsportal

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

9 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

10 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

11 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

12 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

13 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

14 hours ago