Categories: EKONOMI BISNIS

Lakukan Penjualan Secara Offline dan Online, Juga Tawarkan Promo Menarik

Konsumen Hijab Nobby saat memilih koleksi terbaru yang disediakan Hijab Nobby, Jumat (26/4) kemarin. ( FOTO : Yohana/Cepos)

Butik di Jayapura Menyikapi Maraknya Bisnis Online 

Untuk meningkatkan penjualan, para pengusaha fashion harus pintar-pintar melihat peluang usaha, terutama dalam menghadapi maraknya penjualan online. Setidaknya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dapat memberikan keuntungan bagi bisnis mereka.

Laporan: Yohana- Jayapura

Menghadapi perkembangan teknologi yang semakin canggih dan gaya hidup masyarakat yang berubah, mulai dari pola konsumsi sampai dengan pola belanja menjadi lebih mudah melalui online shop, harus disikapi pelaku usaha termasuk butik dengan bijak.  

 Bisnis online sekarang mulai menjamur, jika para pengusaha tidak cepat menyikapi peluang tersebut maka akan kesulitan dalam mencari keuntungan dalam berbisnis. Apalagi masyarakat di Indonesia saat ini sebagian besar merupakan pengguna android, yang terbiasa memanfaatkan kemudahan yang bisa diperoleh dari perkembangan teknologi., termasuk dalam berbelanja.

 Kasir Hijab Nobby, Muh. Rizki. P. Mahesa mengatakan, menghadapi perkembangan saat ini, pihaknya tidak hanya menyediakan penjualan melalui offline tetapi juga melalui online shop, yang mana dengan membuka penjualan online lebih banyak membantu pihaknya  dalam menjangkau konsumen.

“Kalau untuk offline saja kami hanya bisa melayani penjualan di seputaran Jayapura, akan tetapi jika melalui online kami menyasar penjualan sampai ke daerah-daerah di luar Jayapura, hingga luar Papua. Keuntungan penjualan offline dan online berbeda-beda, tapi  masing-masing saling menguntungkan,” kata Rizki kepada Cenderawasih Pos, Jumat (26/4) kemarin.

Diakuinya, perbedaan penjualan offline dan online adalah dengan penjualan offline konsumen bisa langsung memilih ukuran dan model sesuai dengan selera, karena barang bisa dipilih langsung. Sedangkan untuk online shop, konsumen hanya bisa melihat produk melalui catalog dan story yang pihaknya tampilkan melalui media sosial maupun lapak-lapak online yang pihaknya miliki.

 Meski demikian, dalam menjalankan bisnis online pihaknya juga tetap mengutamakan penjualan offline dengan cara memberikan diskon-diskon menarik, menyediakan promo bagi member dan selalu menyediakan koleksi-koleksi terbaru.

“Khusus penjualan offline kami memberikan diskon 20-50 persen, sedangkan untuk pemilik member diskon 10 persen all item. Selain itu kami juga menyediakan koleksi lengkap mulai dari gamis, dress, jilbab, mukena dan sebagainya. Kami lebih melengkapi koleksi di offline karena momen puasa konsumen akan lebih banyak mengunjungi outlet kami, khususnya untuk konsumen yang ada di jayapura,” jelasnya.

 Sedangkan untuk pembelanjaan online, pihaknya akan menyesuaikan dengan orderan konsumen, dan untuk daerah pemasarannya paling banyak pihaknya menjual kepada konsumen-konsumen intra Papua.

Karyawati Alzara saat melayani konsumennya yang mencari koleksi dress terbaru, Jumat (26/4) kemarin.

 Hal serupa juga dilakukan Azara Bitik. Selain melayani penjualan offline juga  online. Sales Azara Butik Muslim di Mal Jayapura, Kiki Ulfa mengatakan, berjualan online lebih menguntungkan pihaknya terutama dari segi waktu, jangkauan konsumen bahkan juga penyebaran informasinya jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan penjualan offline.

“Meski demikian kami tetap melakukan penjualan offline, khususnya bagi masyarakat di Jayapura dan sekitarnya. Untuk meningkatkan penjualan, kami selalu menyediakan koleksi-koleksi busana muslim terbaru baik untuk wanita maupun pria. Harga yang kami berikan juga bervariasi da nada juga diskon-diskon khusus setiap bulan,” jelasnya.

Untuk saat ini pihaknya lebih banyak melengkapi koleksi busana muslim karena mendekati puasa dan lebaran. Untuk penjualan online pihaknya jadikan sebagai alternatif tambahan untuk menjangkau para konsumen yang tidak dapat berbelanja secara langsung di Outlet Alzara di Mal Jayapura.**

newsportal

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

6 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

7 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

8 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

9 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

10 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

11 hours ago