

Pedagang sembako di Pasar Youtefa Abepura saat memperlihatkan Minyakita, Rabu (12/3). Adapun Bulog tak mendatanglan Minyakita di Papua karena alasan kuota. (foto:Priyadi /Cepos)
JAYAPURA – Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari mengungkapkan, pihaknya tidak mendatangkan Minyakita ke Papua. Hal ini seiring dengan adanya temuan Minyakita di pasaran yang tidak sesuai takaran dan kemasan.
Menurut Mustari, Perum Bulog Papua tidak mendapatkan kuota Minyakita karena keterbatasan jumlah yang pengirimannya hanya batas Makassar.
“Kita sudah minta untuk kebutuhan yang dijual ke masyarakat, tapi tidak diberi,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah di PTC Entrop, Sabtu (22/3).
Mustari mengaku tak mengetahui secara pasti alasan Perum Bulog Papua tidak mendapatkan kuota Minyakita. “Apakah karena masalah biaya transportasi yang mahal ke wilayah Timur Indonesia atau karena kuotanya yang terbatas,” tanyanya.
Sementara itu, menyikapi ada Minyakita yang dijual di pasaran Papua. Mustari menjelaskan jika ada pelaku usaha di Jayapura yang mendatangkan langsung dari prinsipal di Jawa dan pabriknya.
“Ini berbeda-beda, karena yang memproduksi Minyakita juga tidak hanya satu pabrik,” pungkasnya. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…